Pengemudi Wajib Tahu! Tips Menghindari Blind Spot Saat Berkendara

0
501
thumb bspot - tips mengetahui blind spot saat berkendara

Salah satu penyebab utama yang memicu adanya kecelakaan adalah blind spot atau titik buta. Area ini sangat berbahaya karena kamu tidak akan bisa melihat kendaraan yang ada di dekat. Untuk mandarinnya kamu harus mengetahui tips menghindari blind spot saat berkendara di jalan.

Baca Juga : Beberapa Masalah Pada Motor Injeksi yang Sering Terjadi Ini, Akan Membuat Risau!

Dengan menggunakan teks tersebut kamu akan tahu apa saja yang harus dilakukan atau dihindari. Selain itu kamu juga akan tahu apa saja faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya titik buta sehingga seringkali memicu terjadinya kecelakaan. Simak selengkapnya dalam artikel di bawah ini 

Mengenal Blind Spot

mengenal bspot - tips mengetahui blind spot saat berkendara

Sebelum membahas lebih jauh tentang apa saja yang harus dilakukan untuk menghindari adanya blind spot, kamu harus mengetahui terlebih dahulu apa yang dimaksud cari titik buta terlebih dahulu.

Blind spot adalah area yang membuat seorang pengendara kendaraan besar khususnya bus atau truk tidak bisa melihatnya. Area itu sangat berbahaya karena bisa memicu adanya kecelakaan.

Karena tidak terlihat dan dianggap tidak ada apa-apa di area itu, seorang pengendara bisa saja berbelok atau melakukan apa pun yang menyebabkan kendaraan di sekitarnya mengalami masalah atau tertabrak.

Itulah kenapa beberapa pengendara motor atau roda empat lain yang berada di sekitar kendaraan besar lebih baik menghindar. Dengan berada di luar titik buta, risiko mengalami kecelakaan akan sangat rendah.

Faktor yang Mempengaruhi Blind Spot

faktor bspot - tips mengetahui blind spot saat berkendara

Titik buta atau blind spot dipengaruhi oleh beberapa hal. Ini terkadang bisa diminimalkan atau tidak bisa dihindari karena sudah masuk dalam bagian dari kendaraan. Simak faktor selengkapnya di bawah ini.

Dimensi Kendaraan

Faktor pertama yang mempengaruhi terjadinya blind spot adalah dimensi dari kendaraan itu sendiri. Semakin besar, tinggi, dan panjang suatu kendaraan peluang untuk memiliki titik buta akan besar.

Itulah kenapa kendaraan besar seperti truk pengangkut kerap sekali memicu terjadinya kecelakaan di jalan raya. Ini terjadi karena ada banyak area blind spot dimiliki oleh kendaraan tersebut.

Sebenarnya kendaraan roda empat seperti mobil pun juga memilikinya. Hanya saja area titik buta tersebut tidak terlalu besar sehingga bisa diatasi dengan lebih mudah.

Kondisi Lalu Lintas

Kondisi lalu lintas yang sangat ramai juga menyebabkan adanya titik putar yang sangat besar. Karena terlalu rame seorang sopir akan sering melakukan kesalahan dalam hal pengawasan.

Hal ini akan semakin parah jika celana sangat sepi dan seperti tidak ada kendaraan. Padahal di beberapa sisi dari kendaraan masih ada pengendara lain, hanya saja tidak terlihat.

Kondisi Lingkungan

Kondisi lingkungan atau kontur dari jalan juga bisa menyebabkan adanya titik buta. Jalanan yang terlalu menukik atau menurun juga bisa memicu pandangan dari pengendara tidak bisa berjalan dengan baik.

Apabila kamu adalah seorang yang mengendarai kendaraan besar ada baiknya selalu waspada saat melakukan pergerakan. Selalu nyalakan klakson terlebih dahulu agar kendaraan lain bisa waspada.

Apabila kamu menggunakan kendaraan lain yang berada di luar kendaraan angkut besar. Ada baiknya selalu berjalan dengan agak menjauh agar terlepas dari titik buta.

Cuaca yang Terjadi

Kondisi cuaca juga bisa menyebabkan munculnya titik buta meski tidak terlalu signifikan. Biasanya titik buta ini muncul saat cuaca sedang hujan atau mendung. Akibatnya jarak pandang jadi menurun.

Bahkan saat kondisi cuaca yang sangat buruk, titik buta bisa muncul di area yang awalnya merupakan titik pandang. Untuk itu, selalu waspada saat menggunakan kendaraan besar.

Banyaknya Muatan

Kendaraan besar yang mengangkut banyak muatan biasanya mudah sekali memiliki blind spot. Apalagi mau tanya sangat besar sehingga menyebabkan ukuran dari kendaraan seperti ikut membesar dengan sendirinya.

Itulah kenapa saat berada di jalanan mobil pengangkut ini memiliki aturan khusus. Bisa harus mengangkut barang atau sesuatu dengan ketinggian tertentu sesuai dengan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Tips Menghindari Blind Spot saat Berkendara

tips hindar bspot - tips mengetahui blind spot saat berkendara

Jenis kendaraan yang kamu gunakan khususnya roda empat dengan ukuran cukup besar blind spot sangat berbahaya. Untuk itu kamu harus menghindarinya dengan melakukan beberapa tips di bawah ini.

Mengatur Kaca Spion

Untuk menghindari adanya titik buta adalah dengan selalu mengatur kaca spion yang dimiliki oleh kendaraan. Apapun jenis kendaraan yang kami miliki ada baiknya spion harus dibenarkan agar posisinya bisa sempurna.

Dengan menggunakan kaca spion ini kamu bisa tahu kendaraan apapun yang bergerak dari belakang. Dengan melihatnya kamu bisa menghindari berbagai jenis tabrakan atau peluang kecelakaan selama berada di jalan raya.

Pada beberapa kendaraan yang besar mau tidak mau blind spot tetap akan ada dan tidak bisa dihindari. Namun, dengan spion yang sempurna, kamu bisa meminimalkan kecelakaan yang terjadi.

Memberikan Kaca Tambahan

Beberapa orang menyiasati titik buta dengan memberikan pada tambahan. Kaca ini bisa dipasang untuk melihat apakah ada kendaraan di bagian samping depan maupun belakang. Tambahan ini akan membuat kamu bisa melihat sekitar lebih jelas.

Beberapa kendaraan juga bisa memasang aksesori seperti kamera dan juga sensor. Kamera akan merekam apa saja yang ada di sekitar secara langsung. Apabila ada kendaraan yang selalu menempel bisa diperingatkan secara langsung.

Sensor juga bisa dipasang sehingga jika ada kendaraan yang selalu menempel akan berbunyi dengan. Dengan dua hal ini, blind spot bisa diminimalkan.

Memberikan Tanda Bahaya di Bodi Kendaraan

Selalu berikan tanda bahaya jika mendadak ada masalah yang terjadi. Kamu bisa memberikan tanda bahaya dengan cara melambaikan tangan kepada pengendara yang ada disekitar.

Selain itu kamu juga bisa memberikan tanda pada bagian bodi kendaraan. Seperti ada tanda silang yang akan menyala jika terkena sorotan lampu. Beri juga tulisan agar hati-hati dan tidak terlalu mepet satu dengan lain.

Berada di Zona yang Terbuka

Jika kamu menggunakan kendaraan kecil dan mendekati kendaraan besar pengangkut barang, ada baiknya selalu menjauhi. Akan lebih baik lagi jika berada di zona terbuka sehingga tidak akan terpengaruh dengan kendaraan tersebut.

Sebaliknya juga kamu menggunakan kendaraan angkot besar, ada baiknya selalu memilih jalur yang memang tidak terlalu ramai. Dengan begitu beberapa kemungkinan terjadi kecelakaan akibat blind spot bisa diminimalkan.

Atur Kecepatan Dengan Baik

Apapun yang terjadi sebaiknya selalu memperhatikan kecepatan dari kendaraan. Jika jalanan terlalu ramai, kamu bisa menurunkan kecepatannya. Sebaliknya juga celana sepi bisa dinaikkan tapi tetap dengan kontrol yang baik.

Kecepatan yang terlalu tinggi sangat berpotensi menyebabkan kecelakaan di jalanan. Apalagi ada blind spot, risikonya akan semakin besar.

Memperhatikan Kondisi Sekitar

Selalu perhatikan kondisi sekitar saat melakukan perjalanan. Kondisi sekitar yang dimaksud disini adalah bagaimana kontur dari jalanan serta keadaan yang ada. Misal jalanan sedang sangat ramai atau sepi sehingga kamu bisa mengendarai dengan kecepatan tinggi atau rendah.

Selanjutnya saat konser celana naik atau turun juga harus diperhatikan agar tidak menyebabkan oleng. Apalagi kendaraan yang dipakai untuk mengangkut tersebut ukuran yang sangat besar serta muatannya sangat banyak.

Terakhir dan tidak kalah penting adalah selalu memperhatikan kondisi sekitar seperti adanya jurang atau tebing. Dengan memperhatikan ini resiko untuk terjatuh ataupun menabrak tebing yang berada di sekitar akan rendah.

Kalau Menyalakan Lampu Sein

Saat mengenakan kendaraan jenis apapun dan kamu ingin melakukan belok selalu menyalakan lampu sein entah itu lampu sein kiri atau kanan. Ini dilakukan untuk memberikan tanda waspada pada kendaraan yang ada di belakang.

Kamu menggunakan kendaraan roda dua sekalipun melakukan ini dengan baik agar tidak menyebabkan kecelakaan. Kendaraan yang ada di belakang bisa bersiap-siap dengan menurunkan kecepatan agar tidak terjadi tabrakan.

Apabila tidak sempat melakukannya kamu bisa memberikan tanda kepada orang yang ada di belakang. Bisa dengan melambaikan tangan sebagai tanda agar kendaraan yang di belakang untuk bergerak lebih cepat atau bergerak lebih lambat.

Setelah membaca ulasan di atas kamu jadi lebih tahu tentang tips menghindari blind spot saat berkendara. Lakukan tips tersebut agar semua perjalanan tidak terdapat masalah sama sekali. Kamu bisa melakukan perjalanan dengan nyaman dan kendaraan yang ada di sekitar juga aman.

Baca Juga : Tips Merawat Mobil Kesayangan, Agar Tetap Awet Dan Aman

Yang paling penting adalah selalu berhati-hati dalam berkendara dan jika dibutuhkan tambahkan aksesori khusus pada bodi kendaraan. Dengan begitu, kamu bisa selalu memantau area tersebut dan tidak akan menyebabkan masalah pada orang yang ada di sekitarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here