Cermati Tips Membeli Motor Bekas Anti Tertipu

0
1157
- tips membeli motor bekas

Saat ini memiliki kendaraan menjadi salah satu jenis kebutuhan bagi sebagian masyarakat. Mulai dari mobil hingga sepeda motor, mulai banyak diminati. Pilihan yang cukup ideal dalam kepemilikan kendaraan adalah membeli motor bekas. Lalu apa tips membeli motor bekas agar dapat yang berkualitas?

Baca Juga : 8 Motor Matic Bekas Terbaik dan Termurah di Tahun 2021, Siap Bawa Pulang?

Banyak tempat yang menjual motor bekas, bahkan bisa dikatakan sangat mudah menemukannya. Rata-rata dealer motor bekas ini mematok harga yang bervariasi. Memang lebih murah dibandingkan motor baru. Namun tetap saja Kamu harus lihai melihat motor bekas yang masih layak dan tidak.

Berikut Tips Membeli Motor Bekas

Pilihan untuk membeli motor bekas tentunya bukan tanpa pertimbangan. Salah satunya adalah tentang harga. Memang harga motor bekas lebih murah daripada membeli motor baru, tapi jangan senang dulu karena tidak semua motor bekas dijual dalam kondisi baik. Ikuti tips di bawah ini.

1. Tentukan Tipe Motor yang Akan Kamu Beli

Sebelum meluncur ke tempat penjualan motor bekas, tentukan terlebih dahulu tipe motor yang Kamu ingin beli. Hal ini untuk memudahkan dalam mencari penjual yang sesuai dengan jenis motor tersebut, jangan sampai salah pilih tempat sehingga hanya buang-buang waktu.

Perlu diketahui, jenis motor yang ada dipasaran saat ini cukup banyak. Ada jenis motor sport, matic, bebek, dan lainnya. Menentukan jenis motor ini juga disesuaikan dengan kondisi Kamu ya. Jika belum bisa menggunakan motor sport jangan memilih motor sport agar tidak repot sendiri.

2. Pilihlah Penjual yang Tepat dan Benar

Tips selanjutnya adalah memilih penjual motor yang benar. Langkah ini sebagai antisipasi jika saja mendapatkan penjual yang nakal. Pencegahan ini untuk memastikan anda mendapatkan kendaraan dari penjual jujur dan tidak menipu konsumennya.

Galilah informasi terlebih dahulu tentang tempat-tempat yang hendak Kamu datangi. Bisa juga dengan meminta referensi dari beberapa teman atau kolega yang pernah membeli motor bekas juga. Dengan begitu, Kamu bisa mendapatkan penjual yang terbukti tidak mengecewakan konsumen.

3. Ketahui Harga Motor di Pasaran

Apabila sudah menentukan jenis motor dan penjual yang akan didatangi, langkah selanjutnya adalah mencari tahu tentang harga motor di pasaran saat ini. Lakukan analisis dan pengecekan harga motor yang Kamu inginkan. Dapatkan harga dari beberapa sumber yang terpercaya sebagai perbandingan.

Walaupun terlihat sepele, namun cara ini sangat penting dilakukan. Masing-masing jenis motor memiliki kisaran harga yang berbeda-beda. Hal tersebut dapat dilihat dari tahun pembuatan, kondisi motor, dan pertimbangan lainnya. 

Contohnya adalah, apabila motor masih dalam kondisi bagus, baik dari sisi bodi maupun mesinnya maka pada umumnya harga yang dibandrol masih lumayan mahal. Demikian pula dengan kondisi motor yang sudah banyak lecetnya, mungkin dihargai dengan harga yang lebih murah.

Pengecekan harga di pasaran ini juga bisa menjadi senjata buat Kamu ketika hendak mencari motor bekas. Pasalnya jika tidak mengetahui berapa harga di pasaran saat ini, bisa saja ditipu oleh penjual dengan diberikan harga yang dipatok tinggi. Kamu juga bisa menawar harga sesuai dengan pasaran.

4. Teliti Kelengkapan Surat Kendaraan

Hal yang paling penting ketika berniat untuk membeli motor bekas adalah, memeriksa dan meneliti kelengkapan dan keaslian surat-surat kendaraan. Contohnya adalah teliti apakah STNK dan BPKB kendaraan sesuai. Selain itu pastikan juga kejelasan tentang identitas pemilik sebelumnya.

Membeli motor bekas memang lebih banyak yang harus diperhatikan. Hal ini karena maraknya penjualan motor curian. Oleh karena itu, mulai dari surat-surat kendaraan hingga identitas pemilik, wajib dipastikan keasliannya. Jangan sampai Kamu mendapat masalah setelah membeli motor bekas.

5. Cek Nomor Mesin dan Nomor Rangka

Tips membeli motor bekas selanjutnya adalah, periksa dan teliti tentang nomor mesin dan nomor rangka motor. Sesuaikan nomor tersebut dengan yang tertera pada surat kendaraan. Langkah ini wajib dilalui, agar ketika timbul ketidakcocokan nomor bisa segera ditindaklanjuti,

Hal yang perlu diketahui adalah,nomor rangka dan nomor mesin yang tidak sama dengan yang suratnya, maka akan berakibat fatal. Bisa saja motor tersebut dicurigai sebagai motor curian. Pastikan terlebih dahulu keabsahan kedua nomor tersebut sebelum memutuskan untuk membeli motor bekas.

6. Cek Kondisi Body Motor

Bodi motor juga menjadi bagian pertimbangan ketika hendak membeli motor bekas. Pengecekan bodi lebih mudah karena hanya melihat kondisi luarnya saja. Misalnya adalah, teliti apakah ada goresan, penyokan, atau bahkan retakan pada bodi motor.

Tanyakan juga kepada penjual tentang suku cadang yang digunakan. Apakah masih asli atau sudah diganti. Pastikan kondisi motor tersebut sesuai dengan kondisi real motor. Apabila Kamu tidak begitu tahu tentang motor, bisa mengajak rekan yang lebih paham untuk dimintai pendapat.

7. Cek Kondisi Oli

Mintalah tolong kepada penjual untuk membuka penutup oli. Gunanya adalah untuk melakukan pemeriksaan tentang kondisi oli motor tersebut. Apakah olinya berlebihan atau justru kering. Hal ini mengingat kapasitas oli yang masih dalam kondisi full dapat meredam suara mesin.

Cara untuk mengetahui kondisi kapasitas oli bisa dilakukan dengan melihat pengukur batas maksimal oli. Pengukuran ini dapat Kamu lihat pada penutup oli tersebut. Langkah ini sangat disarankan jika memang ingin membeli motor bekas.

8. Cek Panel Indikator

Jangan lupakan juga untuk mengecek bagian speedometer atau panel indikator. Pastikan bahwa indikator tersebut dapat berjalan normal. Alasanya adalah bagian ini memiliki fungsi yang cukup penting, dimana Kamu mendapatkan informasi kondisi motor ketika berkendara.

Motor yang baik dan sehat pasti memiliki speedometer, indikator bahan bakar, lampu, serta penghitung jarak yang berfungsi baik pula. Khusus pada motor jenis sport, panel ini akan dilengkapi dengan tachometer.

9. Nyalakan Mesin

Tips atau langkah selanjutnya adalah dengan mencoba menyalakan mesin motor. Pastikan suara dari mesin tersebut memiliki bunyi yang lembut dan halus. Cobalah juga untuk menyalakan mesin tanpa gas. Artinya jangan buru-buru memutar gas dengan kencang.

Biarkan mesin berjalan tanpa digas, pastikan juga motor dapat tetap menyala pada putaran mesin yang rendah atau disebut langsam. Dengan cara ini, dapat memastikan bahwa mesin masih bekerja dengan baik baik dan tidak ada masalah.

10. Cek dan Rasakan Ketika Perpindahan Gigi

Mintalah penjual untuk mengijinkan mencoba mengendarai motor tersebut. Lakukan secara perlahan, dan cobalah rasakan ketika perpindahan dari gigi 1 ke gigi 2. Pastikan perpindahan gigi tersebut halus, agar pada saat berkendara terasa nyaman. 

Jika perpindahan gigi cenderung kasar, maka bisa saja menandakan bahwa kampas kopling motor tersebut sudah harus segera diganti. Cek juga apakah ada suara mendesir pada bagian rantai. Apabila terdengar suara mendesir maka kemungkinan adalah kerusakan pada gear motor.

11. Cek Sistem Kelistrikan 

Hal yang tidak kalah penting adalah untuk melakukan pengecekan pada sistem kelistrikan motor bekas. Periksa mulai dari lampu depan, lampu sein, lampu rem, lampu belakang, klakson, dan lampu panel. Pastikan semuanya berfungsi dengan baik dan tidak ada kerusakan.

Kelistrikan lainnya yang perlu untuk diperiksa adalah starter elektrik. Cek dengan teliti apakah masih dapat bekerja dengan baik atau justru tidak dapat difungsikan. Apabila dari hasil pengecekan terdapat komponen listrik yang bermasalah, maka terdapat kerusakan pada aki atau sekring motor.

12. Teliti Kembali Apakah Motor Pernah Mengalami Kecelakaan atau Tidak

Langkah yang terakhir adalah dengan memeriksa apakah motor yang hendak anda beli pernah mengalami kecelakaan atau tidak. Tanyakan kepada penjual sambil melakukan pengecekan secara mandiri untuk memastikannya.

Caranya adalah posisikan motor pada standar ganda. Pilihlah permukaan yang datar. Cermati dan lihatlah apakah roda depan dan belakang berada pada satu garis yang sejajar atau tidak. Perhatikan juga kesejajaran antara stang, bodi motor, serta roda.

Jangan kelewatan untuk memastikan rangka motor masih dalam kondisi utuh dan tidak ada rangka yang bengkok. Apabila semua hal telah diteliti dengan baik dan tidak ada masalah atau kerusakan, motor dapat dipastikan dalam kondisi baik dan aman untuk dibeli.

Baca Juga : 13 Motor Bekas Sebagai Bahan Motor Custom Ini Bisa Anda Jadikan Cafe Racer yang Keren Banget

Dari tips membeli motor bekas yang telah diuraikan tersebut, kondisi mesin motor serta fitur keselamatan menjadi hal yang paling penting untuk di cek terlebih dahulu. Kemudian adalah kelengkapan surat kendaraan untuk meminimalkan resiko mendapat motor curian yang bermasalah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here