Uji Coba MLFF Akan Dilaksanakan Dibeberapa Ruas Jalan Tol

0
98
Uji Coba MLFF Akan Dilaksanakan Dibeberapa Ruas Jalan Tol
Uji Coba MLFF Akan Dilaksanakan Dibeberapa Ruas Jalan Tol

Dikabarkan uji coba MLFF akan dilaksanakan pada akhir tahun 2022. Hingga sekarang belum ada kabar lagi mengenai jadwal uji coba tersebut. Pihak BPJT atau Badan Pengatur Jalan Tol saat ini masih melakukan persiapan infrastruktur.

Baca juga: Apa itu Vapor Lock di Sistem Pengereman Mobil?

Tujuannya tidak lain supaya pelaksanaan uji coba nantinya berjalan lancar sampai berlanjut ke tahapan komersial. Targetnya, akhir tahun 2023 sampai awal tahun 2024 penerapan MLFF dapat dilakukan di seluruh ruas tol wilayah Indonesia.

MLFF akan menggantikan fungsi e-troll card atau kartu tol. Pelaksanaan uji coba ini akan dilakukan di beberapa ruas jalan tol, di mana sajakah? Terkait hal ini, Anda bisa menyimak pembahasan berikut. Sebelum itu, pahami cara kerja beserta kelebihan MLFF terlebih dahulu.

Uraian Singkat MLFF yang Belum Banyak Diketahui

Kabar uji coba MLFF terus menjadi perbincangan masyarakat. Tapi, banyak yang belum mengetahui cara kerjanya. MLFF atau Multi Lane Free Flow adalah sistem pembayaran tol berbasis teknologi canggih GNSS (Global Navigation Satellite System).

Salah satu kelebihan pengukuran menggunakan GNSS yaitu bisa dipakai setiap saat tanpa tergantung cuaca serta waktu. Kelebihan lainnya, celah untuk melakukan manipulasi data termasuk lebih sulit bila dibandingkan dengan memakai metode terestris.

Transaksinya dilakukan melalui aplikasi khusus jalan tol yang bisa di akses melalui smartphone. Sedangkan informasi datanya dibaca oleh satelit. Setelah itu, GPS akan menentukan lokasi keberadaan yang dideterminasi oleh satelit.

Kemudian proses map matching berakhir dan sistem melakukan kalkulasi total tarif yang perlu dibayarkan. Jadi, tarif biaya akan terkalkulasi melalui aplikasi smartphone yang sudah terhubung dengan sistem tersebut saat kendaraan sudah keluar dari gerbang tol.

Di Indonesia, pemakaian teknologi MLFF ini masih berada dalam tahap pengembangan. Tidak heran bila kabar uji coba MLFF masih marak menjadi pembahasan. Selain itu, masih dipersiapkan dengan baik sebelum tahap uji coba lapangan.

Sebenarnya pemakaian GNSS sudah banyak digunakan oleh berbagai negara yang ada di wilayah Eropa Timur. Beberapa wilayah yang dimaksud meliputi Hungaria, Belgia, Australia, Rusia, Jerman serta Ceko.

Inilah Beberapa Kelebihan MLFF Pengganti E-toll

Inilah Beberapa Kelebihan MLFF Pengganti E-toll_Inilah Beberapa Kelebihan MLFF Pengganti E-toll
Inilah Beberapa Kelebihan MLFF Pengganti E-toll_Inilah Beberapa Kelebihan MLFF Pengganti E-toll

MLFF sebagai sistem pengganti e-toll ini memiliki berbagai kelebihan yang akan memudahkan para penggunanya. Jadi, seharusnya tidak ada kontra terkait rencana perubahan ini. Beberapa kelebihan yang dimiliki MLFF pengganti e-toll antara lain:

  • Tidak Perlu Berhenti Ketika Membayar

Pada saat uji coba MLFF kita akan mengetahui berbagai manfaat yang diberikan. Salah satunya tidak perlu berhenti ketika membayar tol. Berbeda bila kamu menggunakan e-toll, saat melakukan transaksi pembayaran di gerbang, membutuhkan waktu.

Mulai dari membuka kaca kendaraan, hingga proses tapping kartu elektronik. Melalui penggunaan MLFF berteknologi canggih nirsentuh ini, para pengguna sudah tidak perlu mengeluarkan waktu untuk berhenti saat berada di gerbang tol.

  • Saldo Secara Otomatis Terpotong

Manfaat berikutnya, saldo akan secara otomatis terpotong. Jadi, ketika kendaraan yang Anda gunakan lewat pintu tol, saldo elektronik dalam aplikasi smartphone akan langsung terpotong. Hal ini berhubungan dengan sistem yang dipakai, yaitu GNSS.

Bisa disamakan konsep pembayarannya seperti aplikasi dengan sistem pembayaran online lain. Perlu melakukan top up saldo sebelumnya sejumlah tertentu supaya bisa melakukan proses pembayaran.

  • Tidak Perlu Antre

Saat proses uji coba MLFF Anda juga akan melihat manfaat tidak perlunya mengantre. Durasi waktu mengantri menjadi nol detik. Sedangkan pembayaran dengan sistem elektronik ini sudah mengurangi waktu transaksi menjadi 4 detik saja.

Dibandingkan dengan transaksi manual membutuhkan waktu selama 10 detik. Jadi, kendaraan bisa terus melaju seperti biasa yang membuat waktu tempuh lebih hemat dan efisien.

  • Lebih Hemat Bahan Bakar

Manfaat terakhir yaitu lebih menghemat bahan bakar dan membuat biaya operasi lebih efisien. Sebab, Anda tidak perlu memberhentikan kendaraan, mengantre dan menyalakan mesin kembali.

Bagaimana bisa menghemat bahan bakar? Jadi, pembayaran tol tanpa menggunakan kartu membuat para pengendara tidak perlu sering menginjak bagian rem untuk berhenti di gerbang tol. Penghematan bahan bakar otomatis mampu menghemat pengeluaran.

Mungkin tidak terlalu terlihat upaya penghematannya bila hanya sesekali saja alias jarang lewat jalan tol. Tapi, untuk jangka waktu panjang yang mengharuskan Anda rutin lewat jalan tol akan berdampak sangat signifikan.

Terlepas dari kelebihan, MLFF juga mempunyai kekurangan yang penting dipahami. Sebelum uji coba MLFF dimulai dan nantinya diterapkan, Anda perlu mengetahui kekurangan ini, yaitu berpotensi terjadi pelanggaran oleh pengguna tol.

Secanggih apapun sistem yang sudah dipersiapkan, tentu berpotensi mengalami peretasan. Bagi pengendara yang curang dan mengetahui cara meretasnya, bisa saja melakukan pelanggaran dengan tidak membayar sesuai aturan.

Jadi, ada kemungkinan potensi pengguna mencari celah untuk menerobos masuk tanpa bayar. Sebab, tidak ada palang otomatis seperti yang sekarang ini diterapkan. Kekurangan inilah yang membuat BPJT serta Roatex sedang proses menyempurnakan sistem.

Selain itu, aturan mengenai sanksi berupa denda sejumlah tertentu bagi pelanggar yang tidak membayar atau curang juga sedang dipersiapkan. Bagaimanapun juga uji coba MLFF diharapkan sudah melalui berbagai persiapan yang matang sebelum diterapkan.

Dalam Sistem MLFF Membutuhkan Aplikasi Cantas

Inilah Beberapa Kelebihan MLFF Pengganti E-toll
Inilah Beberapa Kelebihan MLFF Pengganti E-toll

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bahwa saat menggunakan sistem MLFF, diperlukan aplikasi khusus. Nama aplikasi ini adalah Cantas yang bisa diunduh dengan mudah melalui smartphone.

Masih relevan dengan sistem GNSS, selama perjalanan di jalan tol, para pengendara perlu melakukan pengaktifan GPS. Aplikasi ini akan terhubung secara otomatis saat proses pembayaran yang membuat kuota internet berkurang.

Jadi, dibutuhkan koneksi internet yang stabil supaya proses pembayaran berjalan lancar dan cepat. Tapi, sebelum uji coba MLFF berlangsung, PT. Roatex Indonesia Toll System atau RITS sedang mengupayakan supaya penggunaan aplikasi Cantas ini bebas kuota internet.

Mengenai model bisnis terhadap pihak operator sedang dipikirkan. Bukan hanya itu, solusi lain supaya aplikasi Cantas hanya bisa aktif saat diperlukan saja sehingga mampu lebih menghemat kuota internet juga masih dalam proses pengembangan.

Supaya bisa menggunakan aplikasi ini, selain proses pengunduhan juga diperlukan pendaftaran diri terlebih dahulu. Supaya nantinya sekaligus terhubung dengan plat nomor kendaraan yang digunakan.

Uang pembayaran pada uji coba MLFF lewat aplikasi dalam bentuk dompet digital atau e-wallet. Selain lewat aplikasi, pengguna jalan tol bisa memasang OBU atau On Board Unit di kendaraan yang sudah terintegrasi dengan sistem pembayaran non tunai di gerbang tol.

Pengendara yang melewati jalan tol juga bisa memanfaatkan tiket satu kali perjalanan atau electronic route ticket. Mengenai metode penggunaan ini menyesuaikan dengan masing-masing pengendara.

Bila ingin melakukan perjalanan lewat jalan tol satu kali saja, bisa memakai electronic route ticket. Tapi, bila sering berjalan di tol, bisa memakai aplikasi OBU. Jadi, pemilihan pembayarannya menyesuaikan dengan kondisi atau kebutuhan.

Uji Coba MLFF Akan Dilaksanakan Dibeberapa Ruas Jalan Tol

Pemerintah Indonesia memiliki rencana terkait penggunaan MLFF pada akhir tahun 2022. Sedangkan pengimplementasian penuh akan dilakukan pada tahun 2023 atau 2024 mendatang lewat serangkaian uji coba serta masa transisi.

Bisa dikatakan bahwa penerapan sistem baru ini tidak dilakukan secara serentak di seluruh ruas jalan tol. Pada tahap uji coba MLFF, akan terus dipantau dan dilakukan evaluasi hingga sesuai tingkat keberhasilan sistem.

Barulah setelah itu melangkah menuju tahap lanjutan. Tahap awal implementasi dimulai dengan masa transisi di beberapa ruas jalan tol. Kondisinya sebagian gardu yang ada di setiap gerbang tol masih bisa memakai kartu tol elektronik.

MLFF merupakan sistem transaksi non tunai yang menjadi salah satu inovasi baru lewat pembayaran nirsentuh. Efisiensi, keamanan, kenyamanan, serta efektivitas dalam sistem pembayaran jalan tol di Indonesia diharapkan tercipta. Ada lima ruas jalan tol yang akan menjalani uji coba MLFF, meliputi:

  1. Dalam Kota
  2. Jagorawi
  3. Bali Mandara
  4. Jakarta – Cikampek
  5. JORR (termasuk juga Ulujami – Pondok Aren – Serpong)

Penting dipahami bahwa kelima ruas jalan tol tersebut adalah perwakilan sejumlah 80 persen dari data traffic seluruh jalan tol di wilayah Indonesia. Jadi, sudah melalui pertimbangan berbagai pihak sebelumnya dan disepakati demikian.

Walaupun dikabarkan akan dilakukan proses uji coba pada akhir tahun 2022 ini, belum ada jadwal pasti mengenai tanggal dan bulan pelaksanaan. Pasti akan ada informasi lanjutan mengenai waktu ini.

Baca juga: Indikasi Oli Mobil Harus Diganti untuk Menjaga Mesin

Kita hanya tinggal menunggu kabar hingga implementasi sistem pembayaran jalan tol yang baru ini mulai dilakukan. Sebab, sekarang ini menjelang jadwal uji coba MLFF berbagai pihak sedang melakukan proses pengembangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here