Catat! Ini Dia 12 Tips Membeli Motor Bekas Anti Rugi

0
41
Catat! Ini Dia 12 Tips Membeli Motor Bekas Anti Rugi
Catat! Ini Dia 12 Tips Membeli Motor Bekas Anti Rugi

Bagi mereka dengan anggaran pas-pasan, membeli motor bekas bisa menjadi solusi saat sedang membutuhkan kendaraan. Jika tahu cara memilihnya, unit bisa didapat dengan harga yang sesuai.

Baca juga: Cara Antisipasi Kecelakaan di Bus, Apa yang Harus Dilakukan

Tidak hanya dari tampilan saja, motor yang bekas juga harus dinilai dari berbagai aspek seperti kesehatan mesin, kondisi oli, nomor mesin, dan lain-lain. Hal itu penting untuk penggunaan kedepannya.

Jika saat ini Anda sedang mencari motor yang sudah bekas pakai dan masih layak digunakan, maka beberapa tips berikut bisa menjadi pedoman untuk memilih unit yang tepat.

Berikut Tips Membeli Motor Bekas

Catat! Ini Dia 12 Tips Membeli Motor Bekas Anti Rugi_Berikut Tips Membeli Motor Bekas
Catat! Ini Dia 12 Tips Membeli Motor Bekas Anti Rugi_Berikut Tips Membeli Motor Bekas

Jika terus dirawat, sebuah kendaraan bisa memiliki masa pakai yang relatif lama. Hal itu juga akan menjaga harga jualnya tetap tinggi. Berikut ini adalah beberapa tips jika Anda ingin membeli motor bekas:

  • Periksa Harga Pasaran

Hal pertama yang perlu Anda lakukan sebelum membeli motor bekas adalah mencari informasi harga pasarannya terlebih dahulu. Dengan begitu, Anda bisa tahu berapa harga rata-rata yang ditawarkan penjual.

Anda nantinya juga akan tahu kelengkapan apa saja yang dimiliki oleh kendaraan tersebut untuk setiap kenaikan harga. Selain itu, usia kendaraan dan kondisi mesin juga sangat mempengaruhi tinggi rendahnya harga.

Silakan lakukan penawaran menggunakan patokan-patokan tersebut. Anda bisa menawar harga lebih murah jika salah satu dari faktor tersebut tidak maksimal seperti tahunnya lebih lama, mesinnya kurang maksimal, dan sebagainya.

  • Ketahui Spesifikasi Motor

Selanjutnya, pastikan Anda memahami spesifikasi dari kendaraan yang akan dibeli sehingga dapat mengetahui apa saja keunggulan dan kekurangannya. Selain itu, Anda juga bisa mengecek apakah sebuah fitur berfungsi atau tidak.

Pengecekan spesifikasi tersebut juga akan ada relevansinya dengan harga. Semakin banyak fitur kendaraan yang berfungsi, maka motor bekas tersebut layak dihargai dengan nominal lebih tinggi. 

Sebaliknya, jika banyak fitur yang sudah tidak berfungsi lagi, maka Anda bisa memperkirakan apakah motor tersebut dijual dengan harga lebih mahal atau lebih murah oleh penjualnya.

  • Periksa Seluruh Bagian Fisik Motor

Hal berikutnya yang juga penting untuk diperhatikan saat ingin membeli motor bekas adalah memeriksa seluruh bagian fisik kendaraan. Pastikan tidak ada bagian yang peyok, patah, atau bahkan bekas tabrakan.

Hal itu bisa dilihat dari bagian kerangkanya, bagian sudut-sudutnya, atau bagian lain yang kemungkinan mengalami benturan saat tabrakan. Selain itu, bekas perbaikan juga bisa dilihat dari bekas cat yang digunakan.

Jika ada bagian dari body kendaraan yang memiliki warna berbeda dengan body kendaraan keseluruhan, kemungkinan besar bagian tersebut pernah mengalami kerusakan sehingga bisa Anda jadikan bahan pertimbangan.

  • Periksa Nomor Mesin dan juga Nomor Rangka Motor

Agar Anda tidak tertipu dengan status kepemilikan kendaraan yang akan dibeli, silakan periksa dengan teliti nomor mesin dan nomor rangkanya. Pastikan nomor-nomor tersebut sesuai dengan yang ada di STNK.

Jangan hanya melihatnya sekilas saja karena nomor rangka dan nomor mesin kerap dimanipulasi oleh komplotan pencuri dengan cara mengetok dan membuatnya seolah-olah sesuai dengan STNK.

Agar lebih meyakinkan, silakan periksakan nomor rangka dan juga nomor mesin motor tersebut ke pihak samsat sebelum bertransaksi. Jika tidak ada masalah, seharusnya pihak penjual akan kooperatif.

  • Periksa Bagian Mesin

Selanjutnya, Anda juga wajib memeriksa bagian mesin untuk mengetahui tingkat kesehatannya. Mulailah dengan mencoba menghidupkan mesin melalui tombol starter. Setelah itu, gunakan juga kick starter untuk menghidupkannya.

Jika kedua cara tersebut tidak bermasalah, maka kondisi aki dan perapian cukup terjaga. Kemudian, jangan dulu menggunakan gas untuk melihat apakah mesin cepat mati atau tidak tanpa gas.

Jika mesin mudah mati setelah dihidupkan, bisa jadi terdapat masalah pada bagian mesinnya. Hal ini tentu harus menjadi perhatian khusus bagi calon pembeli motor bekas mengingat harga mesin cukup mahal.

  • Pastikan Perpindahan Gigi Lancar

Jika Anda berniat membeli motor bekas dengan transmisi manual, pastikan perpindahan antar giginya bisa berjalan dengan lancar dan halus. Selain untuk kenyamanan, hal itu juga penting untuk menjaga keamanan berkendara.

Kendaraan yang bermasalah biasanya membutuhkan perpindahan gigi berkali-kali sehingga perubahan kecepatan menjadi terlambat. Hal ini juga menjadi salah satu hal yang membahayakan di jalan raya.

Anda bisa mengeceknya dengan melakukan beberapa perpindahan kecepatan baik itu dengan mempercepat atau memperlambatnya. Dari situ kita bisa menilai apakah perpindahannya kasar atau halus.

  • Periksa Bagian Dashboard

Sisi dashboard juga tidak kalah pentingnya untuk Anda periksa. Pastikan semua indikatornya berfungsi karena perannya cukup penting pada saat kita berkendara di jalanan.

Selain itu, bagian penanda bensin juga dapat mencegah kita kehabisan bahan bakar di perjalanan. Untuk mengetahui fungsi-fungsi tersebut, setidaknya Anda harus menggunakannya selama beberapa jam.

Jika semua bagian dashboard pada motor masih berfungsi secara maksimal, maka motor tersebut layak untuk Anda pilih. Anda juga bisa tetap memboyongnya, namun pastikan bisa menawar harganya lebih rendah.

  • Cek Bagian Oli Motor

Peran oli pada kendaraan sangat vital sehingga Anda juga harus memeriksanya dengan teliti sebelum membeli motor bekas. Dalam hal ini, ada 3 kriteria yang perlu Anda tahu.

Pertama, oli dengan warna hitam perlu dilakukan penggantian karena sudah tidak berfungsi maksimal. Jika oli memiliki warna kecoklatan, maka oli tersebut dalam keadaan baik dan siap dipakai.

Terakhir, jika oli memiliki warna putih seperti susu, maka oli tersebut terendam oleh banjir. Seperti yang kita tahu, kendaraan yang sudah terendam banjir akan menemui banyak masalah di kemudian hari.

  • Periksa bagian Roda

Jika kendaraan dalam keadaan baik, maka kendaraan tersebut memiliki bagian roda yang bisa berputar sempurna (lancar) dan tidak goyang. Hal itu bisa Anda coba sendiri saat sedang dalam keadaan standar berdiri.

Terjadinya tabrakan yang keras terkadang juga akan membuat bagian roda tidak bisa kembali seperti semula sehingga berjalannya akan sedikit miring ke salah satu sisinya entah itu kiri atau kanan.

Untuk itu, pastikan dengan teliti bagian rodanya agar tidak perlu melakukan perbaikan saat sudah dibeli. 

  •  Lakukan Test Drive

Karena motor bekas tersebut akan digunakan sehari-hari, maka Anda wajib untuk melakukan test drive tahu pengalaman menggunakannya. Silakan coba semua fungsi esensial saat berkendara.

Anda bisa merasakan apakah stang kemudi cukup ringan atau berat saat dibelokkan, bagaimana kekuatan rem, apakah ada getaran besar saat menggunakan kecepatan tinggi, dan sebagainya.

Gunakan juga pada jalanan bergelombang untuk mengetahui fungsi shockbreaker. Anda juga bisa menambahkan beban dengan mengajak satu orang di belakang. Terakhir, tes juga untuk melalui jalanan menanjak.

  • Pilih Penjual Terpercaya

Pastikan Anda membeli kendaraan dari penjual yang sudah terpercaya. Setidaknya, penjual tersebut memiliki reputasi yang baik pada transaksi-transaksi sebelumnya. Anda juga tidak perlu terburu-buru untuk membayar.

Pastikan semua sudah benar-benar yakin dari segi kendaraannya, surat-suratnya, hingga, proses pembayarannya. Jika semua sudah sesuai dan disepakati, maka transaksi bisa dilakukan.

Jangan tergiur dengan harga murah dari penjual. Tetap pastikan untuk mengecek berbagai aspek di atas agar motor bekas yang dibeli tetap bisa digunakan secara maksimal.

  • Pastikan Semua Surat-Surat Lengkap

Terakhir, pastikan semua berkas jual beli motor sudah lengkap dan tidak ada kekurangan apa pun. Berkas-berkas seperti STNK, BPKB, surat jual beli, dan sebagainya. 

Setelah Beli Motor Bekas Harus Apa?

Catat! Ini Dia 12 Tips Membeli Motor Bekas Anti Rugi_Setelah Beli Motor Bekas Harus Apa?
Catat! Ini Dia 12 Tips Membeli Motor Bekas Anti Rugi_Setelah Beli Motor Bekas Harus Apa?

Setelah proses jual beli motor berhasil dilakukan, maka Anda sudah bisa membawa pulang motor tersebut dan menggunakannya. Agar bisa tetap digunakan dalam jangka waktu lama, pastikan Anda melakukan hal berikut:

  1. Lakukan service mesin secara rutin.
  2. Ganti oli secara rutin agar mesin motor tidak cepat rusak.
  3. Jika memungkinkan, gunakanlah spare part yang sesuai dengan merek motor. Hal itu untuk menjaga kesesuaiannya dengan komponen-komponen yang lain.
  4. Selalu cek kondisi kelistrikan motor seperti bagian aki agar tidak mudah mati saat digunakan.
  5. Selalu berikan oli pada bagian rantai roda agar tidak berkarat dan kotor.

Baca juga: Jarak Aman Mengemudi di Jalan Tol Agar Perjalanan Lancar

Kebutuhan akan kendaraan tidak selalu harus dipenuhi dengan membeli unit yang baru. Jika kita cermat, masih banyak penjual yang menawarkan motor bekas dengan kualitas yang masih bagus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here