Kenali Jenis-jenis Ban Motor Beserta Fungsinya, Wajib Tahu!

0
180
Kenali Jenis-jenis Ban Motor Beserta Fungsinya, Wajib Tahu!
Kenali Jenis-jenis Ban Motor Beserta Fungsinya, Wajib Tahu!

Mengetahui jenis-jenis ban motor sangatlah penting sebab setiap jenisnya memiliki fungsi berbeda-beda. Ada yang untuk perjalanan harian, terabas, menaklukan jalanan basah dan licin, hingga balapan.

Baca juga: Penyebab Overheat Motor Matic dan Cara Mengatasinya

Komponen satu ini sudah pasti mempunyai peranan penting bagi setiap kendaraan bermotor. Fungsi utamanya ialah meredam getaran sekaligus sebagai penyangga beban keseluruhan motornya, termasuk si pengendara.

Selain itu, keberadaannya juga memudahkan kalian sebagai pengendara ketika ingin mengubah arah. Dari fungsi tersebut, terlihat jelas betapa vitalnya ban motor sehingga menarik untuk mengetahui jenisnya secara mendalam.

9 Jenis Ban Motor dan Fungsinya, Ini Penjelasannya

9 Jenis Ban Motor dan Fungsinya, Ini Penjelasannya
9 Jenis Ban Motor dan Fungsinya, Ini Penjelasannya

Setidaknya terdapat delapan jenis dalam hal ini yang kalian perlu mengetahuinya. Mulai dari sport touring, offroad, scooter, tipe basah, kering, dan sebagainya seperti pada penjelasan berikut.

Sport Touring

Sport touring atau banyak orang menyebutnya untuk jarak jauh merupakan jenis-jenis ban motor dengan karakter cukup keras. Tipe tersebut mampu membuatnya bertahan lama dari segi pemakaiannya.

Walaupun demikian, sport touring kurang cocok bagi pengendara dengan daya grip kuat. Alasannya adalah sport touring menggunakan lapisan thread keras sehingga lebih cocok bagi kendaraan bermesin 150 cc atau lebih.

Touring

Jika mencari jenis yang mempunyai daya cengkram kuat, touring merupakan salah satu jawabannya. Daya cengkramnya memang lebih kuat, baik ketika berada di suhu tinggi ataupun rendah.

Para pemakainya biasanya adalah sepeda dengan kapasitas mesin cc rendah sampai tinggi. Selain itu, kelebihan lainnya adalah kualitas serta ketahanan permukaan bannya jauh lebih tahan lama.

Semi Slick

Jenis-jenis ban motor berikutnya adalah semi slick, yakni biasanya terpasang pada kendaraan supersport. Jadi, tipe tersebut memang khusus untuk kapasitas mesin besar serta mampu melesat pada kecepatan tinggi.

Salah satu keunggulannya adalah mempunyai daya grip tinggi, apalagi saat kondisinya makin sedang memanas. Satu-satunya kekurangan dari semi slick ialah lapisannya terbilang tipis sehingga cepat habis.

Scooter

Saat ini, peminat kendaraan matic atau scooter kian meningkat sehingga semakin banyak juga merek ban terbaik. Setiap merek menawarkan keunggulan tersendiri dari bannya demi memenuhi kebutuhan masyarakat.

Untuk jenis scooter, alur bannya bervariasi dan sedikit berbeda daripada jenis-jenis biasanya. Ukurannya lebih kecil sebab adanya penyesuaian terhadap ring, yakni berukuran sekitar 13 inch sampai 14 inch.

Cruiser

Jenis-jenis ban motor berikutnya ialah cruiser, yakni mempunyai karakteristik dari segi tampilan serta teknologi pengusungnya. Alur bannya terbilang rumit apabila kalian membandingkannya terhadap tipe-tipe lainnya.

Berbekal hal itu, ternyata menjadikan daya cengkramnya lebih kuat ketika melalui medan jalan. Namun, daya cengkramnya masih di bawah tipe sport, sedangkan penggunaannya lebih pas untuk kendaraan underbone dan touring.

Off Road

Tipe off road terbuat dari lapisan luar dengan tonjolan-tonjolan kecil serta bentuknya tidak sama rata. Alasan utamanya supaya grip-nya jauh lebih kuat saat melalui jalanan tanah hingga berlumpur.

Sesuai namanya, penggunaan tipe satu ini memang lebih sering untuk motor-motor berjenis off road. Mulai dari motor-motor Honda CRF, Kawasaki KLX, serta kendaraan berjenis off road lainnya.

Racing (Tipe Basah)

Jika kalian pernah menonton balapan MotoGP, pasti ada kalanya pembalap harus mengganti bannya saat lintasannya basah. Hal tersebut merupakan salah satu bentuk penyesuaian terhadap lintasan supaya tetap tidak mudah tergelincir.

Jenis-jenis ban motor pada lintasan basah ini tampak gundul, tetapi daya cengkramnya ternyata amat kuat. Maka dari itu, tidak mengherankan kalau harga racing tipe basah memiliki banderol harga sangat tinggi.

Racing (Tipe Kering)

Jenis-jenis ban motor berikutnya adalah racing tipe kering yang hampir serupa dengan tipe basah. Persamaannya terdapat pada lapisan luarnya karena gundul serta tidak adanya alur.

Namun, perbedaannya adalah pemakaian tipe kering biasanya untuk lintasan kering dengan mesin berkapasitas tinggi. Bannya terbuat dari material terbaik sehingga sangat wajar kalau harganya terbilang mahal.

Tubelles

Jenis-jenis ban motor terakhir ada tubeless, yakni tanpa memerlukan ban dalam dan usia pakainya jauh lebih awet. Jenis ini cocok untuk berkendara ke mana saja, apalagi kalau mengemudi jarak jauh.

Jika kalian sering menempuh perjalanan jauh dengan kecepatan tinggi, tubeless sangatlah pas. Termasuk ketika sedang musim penghujan juga cocok serta memiliki risiko rendah untuk mengalami kebocoran.

Ban Motor Kempes, Ketahui Penyebabnya

Selain memahami jenis-jenis ban motor, perlu juga mengetahui penyebab terjadinya kempes. Hal tersebut sangatlah penting sebab kerap kali terjadi saat perjalanan sehingga menghambat untuk ke tempat tertentu.

Bocor

Penyebab paling umum adalah terjadinya kebocoran sehingga bannya mengalami kempes secara tiba-tiba. Kebocoran dapat terjadi akibat tertusuk benda tajam, mulai dari paku, serpihan kaca, maupun benda tajam lainnya.

Tanda-tanda kebocoran biasanya sulit terdeteksi sebab letaknya sangat kecil dan tidak terlihat. Untuk menyadarinya, dapat mengeceknya secara rutin sebelum perjalanan atau mendengar adanya suara udara keluar atau tidak.

Faktor Usia

Faktor usia merupakan penyebab selanjutnya karena komponen satu ini bisa mengalami aus setelah sekian lama. Ketika usianya sudah tua atau aus, biasanya terjadi kerusakan pada struktur internalnya, kemudian mengalami kebocoran.

Tanda-tanda bahwa usianya sudah tua atau mengalami aus adalah adanya retak atau benjolan. Saat kalian melihat adanya tanda-tanda tersebut, sebaiknya segera menggantinya dengan ban baru.

Pemasangan Salah

Ketika pemasangan bannya kurang benar pada bagian velg, sering kali terjadi kebocoran. Tidak hanya pemasangan, pengisian dengan tekanan kurang tepat juga kerap menimbulkan masalah kempes.

Bead Rusak

Penyebab kempes selanjutnya adalah adanya kerusakan pada bagian bead. Bagian tersebut merupakan sisi yang terhubung dengan velg sehingga akan menimbulkan kempes kalau terjadi kerusakan bead.

Maka dari itu, bead hendaknya terpasang dengan segel secara rapat antara bannya dengan velg. Hal tersebut bertujuan untuk mencegah keluarnya udara sehingga dapat menghindari terjadinya kempes.

Kualitasnya Buruk

Ketika kualitas bannya buruk, sangat memungkinkan terjadi kebocoran atau kempes secara mudah. Apalagi jika kualitasnya sudah buruk, terpakai setiap hari, ditambah kondisi jalanan kurang begitu mulus.

Pemakaian Tidak Sesuai

Penyebab selanjutnya adalah pemakaian bannya tidak sesuai berdasarkan jenis kendaraan serta lintasannya. Maka dari itu, penting sekali untuk memakainya berdasarkan jenis-jenis ban motor supaya selalu optimal.

Perubahan Suhu

Perubahan suhu rupanya menjadi salah satu penyebab kempes secara tiba-tiba. Suhu yang berubah mengakibatkan tekanan dalam ban juga terpengaruh, contohnya cuaca dingin sehingga tekanannya menurun.

6 Cara Agar Kondisi Ban Motor Optimal

6 Cara Agar Kondisi Ban Motor Optimal
6 Cara Agar Kondisi Ban Motor Optimal

Mengetahui jenis-jenis ban motor memang sangatlah penting, apalagi jika paham juga bagaimana cara merawatnya. Perawatan sangat perlu agar bannya nanti lebih awet dan tidak cepat gundul.

Rutin Mencuci

Tips pertamanya adalah rutin membersihkan atau mencuci ban supaya tidak ada kotoran menempel. Kalian perlu mengetahui bahwa kotoran berupa pasir atau debu membuatnya lebih mudah pecah atau bocor.

Jika ingin membersihkannya, hendaknya memakai sikat dengan cara membasahi bannya terlebih dahulu. Jangan lupa menggunakan air sabun untuk membasahinya sehingga kotoran tadi lebih mudah hilang.

Hindari Beban Berlebih

Penting untuk memperhatikan beban atau muatan ketika hendak melakukan perjalanan. Muatan atau beban berlebih berisiko menimbulkan masalah, seperti cepat gundul atau bahkan gampang retak sehingga membahayakan keselamatan diri.

Pastikan Pentil Normal

Kondisi pentil ternyata juga perlu mendapatkan perhatian supaya tidak mudah bocor. Jika pentilnya bocor, hal tersebut akan membuat bannya juga mengalami kempes atau bocor halus sebab adanya celah keluarnya udara.

Ukurannya Sesuai

Memastikan ukuran merupakan suatu kewajiban, baik itu lapisan luar, dalam, ataupun velg. Hindari menggunakan ukuran yang tidak sesuai atau pemilihan jenis-jenis ban motor secara tidak tepat.

Isian Angin Sesuai

Supaya komponen ini lebih tahan lama, perhatikan pengisian anginnya agar selalu sesuai. Kekurangan atau kelebihan udara akan berisiko membuat perjalanan menjadi kurang nyaman dan memuaskan.

Terkait isian, sebaiknya menggunakan nitrogen sebab mempunyai daya tekan lebih merata daripada angin secara umum. Jadi, celah-celah di dalam ban nantinya lebih tertutup sehingga tidak cepat kempes.

Jangan Sembarangan Memarkir

Tips terakhir supaya komponen ini lebih awet ialah dengan memarkirnya secara tepat. Upayakan untuk menghindari parkir di bawah terik matahari dalam jangka waktu lama karena kondisi ban menjadi kurang prima.

Baca juga: Ini Dampak Saringan Udara Motor Kotor yang Perlu Diketahui

Ban termasuk komponen penting bagi setiap sepeda motor sehingga perlu mendapatkan perhatian lebih. Pemilihan jenis-jenis ban motor haruslah sesuai dan tidak lupa rutin melakukan perawatan sehingga lebih tahan lama.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini