Indikasi Oli Mobil Harus Diganti untuk Menjaga Mesin

0
94
Indikasi Oli Mobil Harus Diganti untuk Menjaga Mesin
Indikasi Oli Mobil Harus Diganti untuk Menjaga Mesin

Tahukah Anda bagaimana karakteristik atau indikasi oli mobil harus diganti setelah digunakan untuk perjalanan jauh? Setiap kendaraan pada dasarnya memerlukan oli untuk melumasi mesin di dalamnya. Jika oli mesin sudah kotor, pelumas tidak akan dapat bekerja secara optimal.

Baca juga: Jarak Aman Antar Kendaraan yang Tepat untuk Pengendara Mobil

Kondisi yang harus dihindari adalah oli jadi berwarna hitam, kurang maksimal memberi lapisan pelumas hingga kekentalannya terlalu pekat. Setiap oli memburuk kondisinya, performa mesin juga menjadi semakin berkurang dan menyebabkan gerakannya menjadi lambat.

Hal ini berhubungan dengan lapisan yang kurang sempurna dalam menjaga mesin hingga piston. Indikasi oli mobil harus diganti pada dasarnya ada banyak. Contohnya seperti lampu indikator menyala, jarak tempuh melewati batas, mesin bersuara kasar, asap putih dan akselerasi berat.

Semua hal itu bisa menjadi indikasi utama ketika oli sedang berada di kondisi kurang maksimal. Anda harus cepat-cepat mengganti oli agar mendapatkan kualitas terbaik. Selain itu, oli juga bisa membantu mesin agar tetap dalam kondisi baik selama digunakan untuk perjalanan jauh.

Lampu Indikasi Oli Mobil Harus Diganti dalam Mobil

Kondisi pertama yang menjadi indikasi adalah lampu indikator oli di bagian speedometer. Anda bisa lihat logo indikator berbentuk corong oli secara jelas. Biasanya lampu yang sudah berwarna merah menyala menandakan oli dalam keadaan kotor dan perlu dicek kondisinya.

Terkadang lampu indikator bisa menyala ketika baru digunakan perjalanan sebentar. Jika hal ini terjadi, Anda harus melakukan pengecekan pada sensor oli. Tujuannya untuk memastikan bahwa lampu dalam kondisi baik dan tidak membuat pengemudi terkecoh karena informasi palsu.

Perbedaan warna lampu juga bisa menjadi Indikasi oli mobil harus diganti. Setelah selesai ganti oli, biasanya warna lampu akan berwarna hijau. Setelah cukup lama digunakan, lampu berwarna kuning dan semakin lama akan memerah yang menandakan sudah harus diganti.

Setiap mobil juga memiliki indikatornya masing-masing sehingga Anda harus lihat buku manual. Di dalam buku manual, sudah dijelaskan banyak informasi mengenai indikator oli. Mempelajari buku manual adalah hal pertama yang harus dilakukan setelah membeli mobil baru.

Asap Putih jadi Indikasi Oli Mobil Harus Diganti

Indikasi Oli Mobil Harus Diganti untuk Menjaga Mesin_Asap Putih jadi Indikasi Oli Mobil Harus Diganti
Indikasi Oli Mobil Harus Diganti untuk Menjaga Mesin_Asap Putih jadi Indikasi Oli Mobil Harus Diganti

Cara lain untuk mengetahui oli yang harus diganti yaitu dengan melihat asapnya. Asap mobil pada dasarnya berwarna hitam atau samar karena mesin mengolah bahan bakar secara terus menerus. Jika sudah berwarna putih, maka kondisi mesin sedang tidak bekerja secara optimal.

Pembakaran di dalam mesin menyebabkan oli ikut menguap dan memunculkan asap putih. Hal inilah yang harus diwaspadai ketika mobil Anda sudah memunculkan asap warna putih dan tidak hitam. Segera cek ke bengkel untuk mengetahui bagaimana titik permasalahannya.

Jika oli baru diganti dan sudah muncul asap putih, maka kerusakan ada di komponen lain. Tapi jika sudah lama tidak diganti, maka asap putih jadi Indikasi oli mobil harus diganti. Setiap orang memiliki pengetahuannya masing-masing ketika berbicara tentang mesin mobil.

Untuk memahami kondisi mobil, Anda harus mengetahui karakteristiknya. Baik dari asap mobil, lampu indikator atau performa mesin, semua bisa menjadi alasan Anda harus mengganti Oli. Dari pengalaman, Anda bisa tahu kapan waktunya mengganti dan waktu pengecekan berkala.

Cek Indikator Jarak Tempuh Mobil

Cara mengetahui Indikasi oli mobil harus diganti lainnya adalah dengan melihat jarak tempuh. Metode pengecekan ini juga digunakan di beberapa kendaraan lainnya. Biasanya buku manual sudah menjelaskan berapa jauh standar oli mesin yang disarankan untuk berkendara.

Jika jaraknya sudah terlalu jauh, maka oli bekerja dalam waktu lama dan terus menerus. Namun jika jarang digunakan untuk berkendara, maka mesin jarang beroperasi. Ketika mesin mobil tidak hidup dalam waktu yang lama, maka oli bisa memiliki 2 kemungkinan yaitu sehat dan tidak sehat.

Mengapa memiliki 2 indikasi padahal mobil jarang dipakai dalam waktu lama? Alasannya karena oli bisa mengeruh dan mengendap jika didiamkan dalam waktu lama. Namun tidak menutup kemungkinan juga oli masih tetap sehat karena kualitasnya bagus dan tetap cair lumer.

Cara mengetahuinya tentu dengan membawanya ke bengkel jika sudah lama tidak dinyalakan. Lalu untuk mobil yang digunakan secara terus menerus, Anda harus tahu berapa jarak tempuh maksimalnya. Indikasi oli mobil harus diganti berada di jarak 1000 hingga 2500 Km.

Ketika sudah mencapai jarak tersebut, Anda harus segera menggantinya. Agar kondisi mesin dan piston aman, Oli perlu diganti secara berkala. Selain itu, performa mesin juga akan semakin baik jika oli yang digunakan dapat melumasi piston dan membuatnya bekerja secara optimal.

Performa Mesin Mobil dari Tarikan dan Akselerasinya

Indikasi Oli Mobil Harus Diganti untuk Menjaga Mesin_Performa Mesin Mobil dari Tarikan dan Akselerasinya
Indikasi Oli Mobil Harus Diganti untuk Menjaga Mesin_Performa Mesin Mobil dari Tarikan dan Akselerasinya

Pada dasarnya mesin juga memiliki performa yang harus diperhitungkan. Sehubungan dengan oli yang menjadi pelumas piston, performa tentu dipengaruhi oleh kedua elemen itu. Ketika oli di dalam mesin sudah keruh atau kotor, maka performa akan menjadi semakin menurun.

Bukti performa menurun adalah tarikan terlalu lemah untuk menjalankan mesin. Tarikan yang lemah menyebabkan akselerasi menjadi kurang kuat atau belum maksimal. Cara mengatasinya tentu dengan mengganti oli baru dan membersihkan sisa oli lama agar pelumas encer.

Dengan oli yang sudah diganti, mobil dapat berakselerasi kuat dan berpacu. Anda bisa merasakan perbedaannya ketika digunakan untuk berkendara. Indikasi oli mobil harus diganti tidak hanya dilihat dari tarikannya saja, melainkan juga bagaimana mobil itu mengeluarkan suara.

Tarikan yang tidak begitu kuat biasanya mengeluarkan suara yang sangat kencang. Tentu saja hal ini bisa didengar secara langsung ketika Anda menginjak pedal gas dan menjalankan mobil. Pada saat mobil berjalan, mesin akan sangat keras bersuara dan itu bisa disebabkan oleh olinya.

Getaran Mesin Mobil Terlalu Kencang

Performa mesin memang dipengaruhi oleh oli karena fungsinya untuk melumasi gesekan piston. Namun jika dilihat dari sisi lain, gesekan piston juga akan terpengaruh dari kekentalan oli Anda. Bukti gesekan yang terlalu berat adalah getaran mesin atau mobil terlalu berisik.

Kondisi ini disebabkan oleh oli yang sudah pekat dan membuat gesekan keras. Piston mesin yang selalu bergesek akan terasa berat ketika pelumasnya sudah tidak bagus. Oleh sebab itu, getaran di piston dan mesin juga menjadi salah satu Indikasi oli mobil harus diganti.

Dengan mengganti oli, Anda bisa memaksimalkan kinerja mesin. Pelumas yang sudah diganti bisa bekerja secara optimal untuk memperlancar gesekan antar piston. Ditambah lagi, performa di dalam mesin juga akan meningkat karena gesekannya diberi pelicin atau pelumas.

Setelah memahaminya, Anda harus selalu cek kondisi mobil setiap saat. Baik itu dari kondisi di dalam mesin atau waktu untuk mengganti olinya, semua bisa jadi faktor penentu. Selama Anda tahu bagaimana cara mengganti Oli, maka mesin bisa dijaga dengan baik.

Cara Mengganti Oli Mobil secara Mandiri

Indikasi Oli Mobil Harus Diganti untuk Menjaga Mesin_Cara Mengganti Oli Mobil secara Mandiri
Indikasi Oli Mobil Harus Diganti untuk Menjaga Mesin_Cara Mengganti Oli Mobil secara Mandiri

Untuk menjaga mesin agar tetap dalam kondisi baik, Anda harus ganti jika indikatornya sudah muncul. Berbagai indikator di atas bisa membantu Anda untuk memahami kondisi mesin. Berikut ini urutan indikasi oli mobil harus diganti dengan cepat, tepat dan secara mandiri.

  • Buang Oli Lama

Cara buang oli lama adalah dengan memanaskan mobil agar oli encer dan dongkrak mobil bagian depan. Jangan lupa rem tangan, buka kap oli di bawah dan letakkan di wadah kosong.

  • Buka Filter

Sembari menunggu Indikasi oli mobil harus diganti terkuras Anda bisa mengganti filter. Lokasi filter oli berada di sekitar blok mesin dengan ciri-ciri berbentuk silinder. Bentuknya mirip seperti kaleng susu kental manis dengan lebar 8 cm dan panjang 10 -15 cm.

  • Ganti Filter Oli

Putar filter berlawanan arah jarum jam dan ganti dengan filter baru. Jangan lupa berikan oli sedikit di bagian penutup dan tutup lagi filternya.

  • Tutup Kap Oli

Setelah terkuras, tutup kembali kap oli bagian bawah dan periksa apakah ada bagian yang bocor. Jika ada bagian bocor, Anda bisa mengganti gasket ke produk baru.

  • Tuangkan Oli

Setelah menguras oli lama, Anda sudah bisa menggantinya dengan oli baru. Pada saat mengisi kembali olinya, pastikan petunjuk pembatas yang menjadi takaran. Jangan mengisi oli mobil tanpa memperhatikan takaran yang dianjurkan.

Oli sebaiknya diisikan dengan menyesuaikan takaran tersebut, tidak boleh lebih dan tidak boleh kurang.

  • Cek Oli dari Indikator

Setelah diisikan, tutup kembali kap oli bagian atas dan lihat bagian indikator oli di dashboard. Jika indikator berfungsi, maka posisinya akan mati dan tidak menyala. 

  • Pengecekan Terakhir

Jika sudah mengecek indikator dan tidak terjadi masalah, nyalakan mesin Anda. Tunggu 3 -6 menit sampai mesin memanas dan cek apakah ada kebocoran di bawahnya.

Mesin yang sehat dan dalam kondisi baik akan berbunyi santai. Anda sudah selesai mengganti oli ketika sudah menyelesaikan tahap ini. Pastikan Anda periksa kap mesin secara berkala agar Indikasi oli mobil harus diganti bisa diketahui.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here