Ketahui Penyebab Baterai Mobil Listrik Cepat Rusak dan Cara Merawatnya

0
25
Ketahui Penyebab Baterai Mobil Listrik Cepat Rusak dan Cara Merawatnya
Ketahui Penyebab Baterai Mobil Listrik Cepat Rusak dan Cara Merawatnya

Ada beberapa faktor penyebab baterai mobil listrik cepat rusak karena semua baterai lithium memiliki masa usia pakai. Pasalnya, pada mobil listrik baterai menjadi sangat vital sebagai sumber energi penggeraknya. 

Baca juga: Penyebab Utama Mobil Mogok dan Cara Mengatasinya

Tenaga listrik yang menjadi sumber energi gerak mobil tersebut berasal dari baterai. Sehingga memiliki kedudukan yang sama dengan bensin yang digunakan pada mobil biasa. Saat daya sudah melemah, kendaraan akan berjalan pelan atau bisa berhenti sekali.

Pasalnya, pengisian daya listrik tidak bisa dilakukan sembarang. Saat kalian melakukan pengecasan dengan sembarang, maka ada hal lain yang menjadi risikonya. Cara kerja pengisian mobil listrik secara sederhana sama dengan pengisian daya pada beragam alat elektronik lainnya.

Ketika daya sudah tinggal 20%, lalu dilakukan pengisian ulang daya, maka berisiko dapat mempercepat usia baterai tersebut. Sehingga, tidak disarankan memiliki kebiasaan melakukan pengisian daya saat kapasitasnya sudah lemah atau di bawah 20%.

Beberapa Faktor Penyebab Baterai Mobil Listrik Cepat Rusak

Beberapa Faktor Penyebab Baterai Mobil Listrik Cepat Rusak
Beberapa Faktor Penyebab Baterai Mobil Listrik Cepat Rusak

Performa baterai akan cepat mengalami penurunan lebih cepat jika kalian tidak mengetahui beberapa faktor yang menjadi penyebab baterai mobil listrik cepat rusak. Sehingga kalian perlu mengetahui hal apa saja yang bisa menjadi faktor tersebut.

Suhu Terlalu Tinggi

Suhu tinggi bisa menjadi penyebab baterai mobil listrik cepat rusak. Iklim panas secara langsung dapat mempengaruhi umur pemakaian, sehingga penting untuk menjaga kendaraan kalian agar tidak terpapar suhu terlalu tinggi.

Siklus Pengosongan dan Pengisian

Siklus Pengosongan dan Pengisian
Siklus Pengosongan dan Pengisian

Baterai pada kendaraan listrik mengalami degradasi seiring waktu serta setiap kali mengalami siklus pengisian serta pengosongan. Pengisian berlebihan atau pengosongan penuh dapat mempercepat proses degradasi tersebut.

Umur Pakai 

Pasalnya, semua baterai memiliki batas umur pemakaian. Setelah jumlah siklus pengisian dan pengosongan tertentu, dapat membuat kapasitasnya akan mulai menurun. 

Pemakaian yang Terlalu Intensif

Pemakaian yang Terlalu Intensif
Pemakaian yang Terlalu Intensif

Kendaraan listrik yang digunakan secara insentif atau pemakaian berat akan meningkatkan keausan pada batu. Hal tersebut membuat daya tahannya menjadi lebih lemah, sehingga dapat menjadi penyebab baterai mobil listrik cepat rusak.

Arus Berlebih

Saat arus melebihi batas yang ditentukan untuk batu dapat menyebabkan pemanasan berlebih dan dapat mengakibatkan kerusakan sel.

Penggunaan Perangkat Lunak tidak Tepat

Pasalnya, beberapa kendaraan listrik memiliki sistem manajemen baterai (Battery Management System/BMS). Penggunaan perangkat lunak yang tidak sesuai dapat menjadi ketidakseimbangan sel atau overcharging.

Terminal Baterai Kotor dan Longgar

Terminal Baterai Kotor dan Longgar
Terminal Baterai Kotor dan Longgar

Semakin sering kendaraan digunakan memungkinkan kotoran semakin banyak, termasuk pada terminal baterainya. Kondisi tersebut dapat menghambat aliran listrik dan menyebabkan daya tidak terisi dengan maksimal.

Selain itu, terminal longgar juga bisa menjadi penyebab baterai mobil listrik cepat rusak karena aliran daya tidak lancar. Saat daya tidak berisi penuh dalam jangka waktu yang lama dapat membuatnya menjadi rusak.

Kegagalan Fungsi Alternator

Alternator merupakan komponen pengisian yang berfungsi mengisi listrik kembali ke dalam batu saat mesinnya dinyalakan. Jika fungsi alternator tidak berjalan secara maksimal, listrik yang dihasilkan juga menjadi kurang dan daya menjadi tidak terisi daya.

Cairan Kurang

Cairan yang ada pada daya mobil ditemukan pada baterai tipe basah. Cairan ini biasa disebut dengan cairan elektrolit. Cairan elektrolit ini akan menguap karena sering terjadi sentuhan dengan panas. Jika sudah sangat berkurang serta tidak diisi kembali, bisa menjadi penyebab baterai mobil listrik cepat rusak.

Masalah pada Sambungan Konektor

Pada bagian baterai dan alternator terdapat tiga komponen pengantar, yaitu kabel, terminal, dan sambungan konektor. Sambungan konektor ini bisa saja kotor dan tidak kencang yang menyebabkan daya tidak terisi listrik dengan maksimal.

Cara Merawat Baterai Mobil Listrik Agar Tidak Cepat Rusak

Cara Merawat Baterai Mobil Listrik Agar Tidak Cepat Rusak
Cara Merawat Baterai Mobil Listrik Agar Tidak Cepat Rusak

Baterai merupakan salah satu komponen kunci pada kendaraan listrik, sehingga menjaganya untuk tetap awet menjadi hal penting. Selain mengetahui penyebab baterai mobil listrik cepat rusak, maka perlu juga untuk kalian mengetahui cara merawatnya agar tetap awet.

Gunakan Charger Original

Mengisi daya pada mobil listrik menjadi rutinitas yang tak terhindarkan. Pastikan kalian selalu menggunakan charger original yang telah direkomendasikan oleh produsen. Dengan charger original ini akan memastikan aliran listrik stabil. 

Selain itu, adanya perlindungan terhadap overcharging atau pengisian berlebihan yang dapat menjadi penyebab baterai mobil listrik cepat rusak. Menggunakan charger yang tidak original bisa meningkatkan risiko kebakaran pada kendaraan kalian.

Pada setiap produsen kendaraan listrik tentunya memiliki pedoman tertentu untuk perawatan. Penting untuk kalian mengikuti panduan tersebut agar elemen penyimpan daya dapat bekerja tetap optimal.

Hindari Fast Charging

Fast charging mungkin terdengar menarik karena dapat mengisi daya dengan waktu lebih singkat. Namun, pengisian daya secara berulang dapat memicu panas berlebih yang akhirnya bisa merusak sel-sel batu tersebut.

Lebih baik kalian mengisi daya secara perlahan dan stabil demi menjaga kesehatan untuk jangka panjang. Kalian bisa menggunakan fast charging hanya saat keadaan daya mobil habis ditengah jalan, bukan untuk penggunaan regular.

Lakukan Pengisian Dibawah 20% dan Jangan Sampai 100%

Disarankan untuk tidak mengisi daya hingga 100% atau menurunkan daya sangat rendah di bawah 20% secara teratur. Posisi terbaiknya adalah menjaga baterai sekitar 20-80% untuk mengurangi tegangan berlebih pada sel yang dapat mengurangi umur pemakaiannya.

Melakukan Pengisian Regeneratif

Banyak kendaraan listrik telah dilengkapi dengan sistem pemanfaatan regeneratif, yang dapat memungkinkan energi kinetik saat mengurangi kecepatan atau mengerem dikonversi menjadi energi listrik dan disimpan kembali pada batu.

Dengan menggunakan fitur ini dapat membantu level daya tetap stabil atau bahkan memperpanjang jarak tempuh saat dalam perjalanan. Namun, hindari penggunaan pemanfaatan regeneratif berlebihan yang bisa menyebabkan tekanan berlebih.

Parkir di Tempat Teduh

Suhu pada lingkungan akan mempengaruhi performa batu tersebut. Parkirlah kendaraan kalian di tempat teduh untuk menghindari paparan langsung sinar matahari. Sinar matahari yang dapat meningkatkan suhu pada daya secara berlebihan.

Suhu yang stabil akan membantu mempertahankan kinerja dan umur pakainya. Hal ini juga untuk menghindari penyebab baterai mobil listrik cepat rusak. Sehingga kalian perlu memperhatikan suhu tersebut.

Menghindari Ngebut

Akselerasi maksimum dan tiba-tiba melaju kencang akan membutuhkan tenaga ekstra. Praktik mengemudi agresif seperti ini dapat membebani batu secara berlebihan dan dapat mempersingkat masanya karena menyebabkan peningkatan panas.

Buat Jadwal Pengisian Baterai

Buatlah jadwal untuk charging yang teratur dan sesuai dengan kebutuhan harian kalian. Hal ini untuk menghindari pengisian berlebihan dan menjaga dalam kisaran daya yang sehat. Selain itu, dapat membantu mempertahankan umurnya lebih lama.

Gunakan Kendaraan dengan Teratur

Meskipun tidak digunakan secara teratur, kalian bisa mengemudi kendaraan secara berkala untuk membantu menjaga performa batu. Hindari menyimpan kendaraan dalam kondisi daya kosong yang terlalu kosong atau penuh karena bisa menjadi penyebab baterai mobil listrik cepat rusak.

Langkah saat Baterai Mobil Rusak Dijalan

Langkah saat Baterai Mobil Rusak Dijalan
Langkah saat Baterai Mobil Rusak Dijalan

Selain kebocoran, banyak faktor yang menjadi penyebab baterai mobil listrik cepat rusak. Sehingga penting untuk memahami faktor tersebut dan cara mengatasi saat terjadi kerusakan pada batu mobil kalian.

Hubungi Bengkel Resmi

Langkah pertama adalah langsung menghubungi bengkel resmi kendaraan kalian. Pada pabrikan mobil listrik biasanya memiliki layanan road assistance seperti derek serta towing untuk kejadian tak terduga seperti daya turun, drop, mogok, dan lainnya yang terjadi pada pelanggannya.

Jangan Bongkar Baterai

Jangan berusaha untuk membongkar posisi baterai pada kendaraan saat daya turun karena ini tindakan berbahaya. Khawatir saat kondisi drop atau habis total, namun masih ada sejumlah arus yang tersimpan pada batu tersebut.

Jika kalian mengutak-atik, maka risiko akan terkena setrum atau malah dapat merusaknya. Sehingga langkah baiknya harus dilakukan oleh tenaga ahli pada bengkel resmi.

Jangan Mendorong Mobil

Saat kondisi drop, jangan mendorong mobil tersebut dengan alasan apapun. Saat berhenti di tengah jalan sekalipun, kalian bisa memasang tanda darurat seperti lampu hazard atau segitiga pengaman. Kegiatan mendorong mobil saat baterai bermasalah akan merusak komponen sistem penggeraknya.

Baca juga: Ciri Mobil Turun Mesin Penyebab dan Upaya Menghindarinya

Usahakan untuk rutin periksa kondisi baterai pada kendaraan listrik kalian sesuai anjuran buku panduan. Selain itu, hindari faktor penyebab baterai mobil listrik cepat rusak untuk memperpanjang usia pemakaiannya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini