Angkot Ber-AC Jak Lingko

0
316
Angkot Ber-AC Jak Lingko
Angkot Ber-AC Jak Lingko

Angkot Ber-AC merupakan salah satu inovasi di bidang transportasi dengan beberapa fasilitas baru yang tidak dimiliki oleh angkot pada umumnya. Salah satu inovasi angkutan umum tersebut diberi nama Jak Lingko.

Baca juga: Rekomendasi Dashcam Mobil Terbaik yang Kualitasnya Tinggi

Transportasi ini merupakan salah satu inovasi dari pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Hal ini guna mempersiapkan moda angkutan perkotaan dengan penambahan Air Conditioner atau AC demi kenyamanan penumpang.

Inovasi Angkot Ber-AC Bernama Jak Lingko

Angkot Ber-AC Jak Lingko_Inovasi Angkot Ber-AC Bernama Jak Lingko
Angkot Ber-AC Jak Lingko_Inovasi Angkot Ber-AC Bernama Jak Lingko

Transportasi adalah alat yang digunakan oleh manusia agar mempermudah untuk menjangkau suatu tempat ke tempat lainnya. Indonesia sendiri memiliki penduduk yang cukup padat dengan jenis transportasi beragam.

Salah satu jenis transportasi yang sering digunakan adalah angkot. Transportasi ini merupakan angkutan umum berupa mobil yang dapat mengangkut lebih dari 5 penumpang dengan biaya sangat terjangkau.

Angkot pertama kali muncul pada tahun 1970. Angkot di zaman seperti sekarang ini masih mendapat pandangan negatif dari beberapa masyarakat. Banyak masyarakat lebih memilih bepergian menggunakan kendaraan pribadi atau bus.

Masalah umum dari angkot seperti tidak memiliki izin, penurunan penumpang di sembarang tempat, pembayaran yang tidak efisien serta fasilitas tidak memadai masih menjadi cerita mengkhawatirkan bagi sebagian masyarakat.

Hal tersebut tentu mendapat perhatian dari Gubernur DKI Jakarta. Beliau membuat suatu inovasi angkot ber-AC dengan nama Jak Lingko. Angkutan kota ini menerapkan teknologi untuk menciptakan suatu terobosan baru dalam dunia transportasi.

Kelebihan dari Angkot Jak Lingko

Transportasi Jak Lingko memiliki beberapa kelebihan. Kelebihan tersebut tentu bertujuan untuk membuat penumpang nyaman serta menjadi solusi untuk masyarakat yang khawatir akan penilaian negatif angkot.

1. Dilengkapi Berbagai Fasilitas Baru

Kursi penumpang dari transportasi umum ini telah dilengkapi sabuk pengaman dengan konfigurasi jok sama seperti angkot pada umumnya yakni saling berhadapan. Terdapat delapan jok di kabin bagian belakang dan satu set di samping pengemudi.

Angkot ber-AC ini juga akan dipasangi CCTV dan dilengkapi layar monitor yang dipasang di antara kabin pengemudi dan kabin belakang. Pintu aku akan membuka secara otomatis untuk akses naik dan turun penumpang.

Alat pelengkap di dalam angkot juga telah disediakan. Alat tersebut seperti palu pemecah kaca dan running text untuk menampilkan rute yang dipasang pada bagian depan, samping kiri dan belakang mobil. 

2. Terdapat Mesin Khusus untuk Pembayaran Non-Tunai

Jak Lingko adalah angkutan umum yang diresmikan oleh Gubernur Jakarta berbasis kendaraan mobil dengan menggunakan sistem pembayaran kartu dan sistem rute yang lebih terorganisir.

Di setiap kendaraan angkot ber-AC Jak Lingko terdapat EDC atau mesin khusus yang disediakan untuk transaksi pembayaran dengan cara menempelkan kartu. Kartu yang digunakan bisa berupa ATM atau kartu khusus.

3. Memiliki Stiker yang Membedakan dari Angkot Biasa

Kelebihan lainnya dari inovasi transportasi ini secara kasat mata mungkin tidak memiliki perbedaan dari angkot yang sudah ada. Namun para pengguna harus mengetahui bahwa angkutan modern ini memiliki ciri khas yaitu terdapat stiker.

Stiker ini menandakan bahwa transportasi tersebut adalah Jak Lingko. Angkot dengan sistem pembayaran khusus serta keamanan yang telah terjamin. Pemerintah juga melengkapi angkutan ini dengan pendingin agar penumpang merasa nyaman.

4. Pengemudi Telah Berlisensi Resmi

Lalu kelebihan dari angkot ber-AC ini adalah seluruh pengemudi yang telah mendapatkan izin dan lisensi resmi dari pemerintah. Hal ini tentu membuat para pengemudi tersebut aman saat berkendara dan terpercaya.

Hal ini menjadi kabar baik karena transportasi umum Jak Lingko terbukti ampuh untuk mengurangi kemacetan di Jakarta. Banyak warga yang berbondong-bondong ingin mencoba transportasi dengan inovasi baru ini.

5. Lebih Aman dan Efisien

Transportasi umum ini beroperasi pertama kali pada 1 Oktober 2018 dan sempat berhenti beroperasi, namun kembali menjadi fungsional pada 1 Juli 2020. Angkutan umum ini bisa dijumpai pada beberapa titik di kota Jakarta.

Bisa menemukannya di halte terdekat dengan ciri mobil yang berstiker khusus. Banyak masyarakat yang telah menggunakannya mengklaim bahwa angkutan umum ini lebih aman dan efisien.

6. Pengemudi Mendapatkan Servis Gratis

Selain penumpang, pengemudi dari angkot ber-AC Jak Lingko menyatakan bahwa tidak perlu lagi mengejar setoran. Selain itu supir transportasi umum ini juga akan mendapatkan servis gratis dari PT. Suzuki.

Hal ini dilakukan pihak Suzuki dalam rangka memajukan transportasi Indonesia yang aman dan nyaman. Pengemudi juga mendapatkan bayaran dengan menggunakan sistem gaji setara UMR bukan lagi berupa setoran. 

7. Sangat Membantu di Masa Pandemi

Pada masa pandemi, angkutan umum ini juga berperan besar dalam memutus rantai virus. Sistem pembayaran kartu atau non-tunai yang diterapkan sangat membantu menghindari perpindahan virus dan bakteri melalui uang.

Karena angkot ini berada di bawah pengawasan pemerintah, maka protokol kesehatan harus tetap dijalankan saat berada di dalam kendaraan. Hal tersebut menjadi kabar baik bagi para penumpang saat ingin bepergian dengan aman tanpa takut terpapar virus.

Perbedaan Angkot Ber-AC Jak Lingko dengan Angkot Biasa

Angkot Ber-AC Jak Lingko_Perbedaan Angkot Ber-AC Jak Lingko dengan Angkot Biasa
Angkot Ber-AC Jak Lingko_Perbedaan Angkot Ber-AC Jak Lingko dengan Angkot Biasa

Angkutan perkotaan atau angkot merupakan sarana transportasi umum yang telah ada sejak dahulu. Angkot terkadang memiliki penilaian seperti lama, suka menunggu penumpang, cara mengemudi ugal-ugalan dan tidak bersih.

Namun saat ini Jakarta sudah memiliki sarana transportasi baru yaitu angkot ber-AC. Angkutan tersebut diberi nama Microtrans Jak Lingko. Transportasi ini memiliki beberapa perbedaan dibandingkan angkot pada umumnya.

1. Tidak Menunggu Penuh Penumpang

Angkot pada umumnya selalu identik dengan menunggu penumpang atau biasa disebut ngetem. Istilah ini memiliki arti bahwa angkot akan berjalan jika penumpang di dalamnya telah penuh. Namun pada Jak Lingko pramudi dilarang melakukan hal tersebut.

Pramudi tidak harus menunggu hingga angkotnya penuh saat berada di terminal. Namun akan diberi waktu 5-7 menit sampai giliran jalan. Hal ini dilakukan agar microtrans tidak banyak yang menumpuk di terminal.

Sehingga penumpang tidak perlu khawatir lagi untuk menunggu terlalu lama hingga angkot penuh atau khawatir akan ketinggalan microtrans, karena dalam rentang waktu sekitar 5-7 menit akan ada angkot ber-AC lain yang datang.

2. Tidak Menurunkan atau Menaikkan Penumpang Sembarangan

Angkutan perkotaan pada umumnya juga menaikkan penumpang dimana angkot tersebut berhenti serta menurunkan penumpang di mana saja yang diinginkan. Hal tersebut tentu sangat berbahaya karena terkadang supir tidak melihat spion saat bermanuver.

Ini tentu dapat menyebabkan kecelakaan. Tidak seperti angkutan pada umumnya, microtrans Jak Lingko harus mengikuti aturan yaitu menaikkan serta menurunkan penumpang hanya di halte atau bus stop.

Meski di halte tersebut tidak ada orang, pengemudi angkot ber-AC Jak Lingko harus berhenti untuk memastikan ada penumpang yang ingin naik. Jika tidak berhenti dan diketahui oleh pengawas, maka pengemudi dapat dikenakan denda.

3. Pengemudi Tidak Ugal-Ugalan

Selain sering menunggu hingga angkutan penuh oleh penumpang dan membuat macet, sopir angkutan umum terkadang mengemudi dengan cepat dan tidak taat aturan. Hal ini tentu berbeda dengan microtrans Jak Lingko.

Pramudi angkot ber-AC ini diberikan batas kecepatan yaitu maksimal 40 km per jam. Karena jika lebih dari batas kecepatan yang telah ditentukan, penumpang akan merasa kalau pramudi mengemudikan kendaraan dengan ugal-ugalan dan sama saja seperti angkot biasa. 

4. Menggunakan Kartu Khusus untuk Pembayaran

Penumpang Jak Lingko juga tidak perlu membayar menggunakan uang tunai melainkan dengan menggunakan kartu khusus. Untuk mendapatkan kartu khusus Jak Lingko, penumpang dapat membelinya di halte terdekat.

Cukup dengan membayar 30 ribu rupiah maka kalian sudah bisa mendapatkan kartu khusus angkot ber-AC Jak Lingko. Namun biaya ini belum termasuk saldo di dalamnya. Untuk mengisi saldo pada kartu, dapat melalui halte tempat kalian membeli kartu tersebut.

Rute dari Angkot Jak Lingko

Rute dari angkutan Jak Lingko sebenarnya sama dengan rute yang dilalui angkot konvensional. Berdasarkan dari laman resmi transjakarta.co.id, berikut beberapa rute angkot ber-AC Jak lingko.

JAK 01 (Tanjung Priok – Plumpang) dengan rute Terminal Tj Priok 2 – Telkom Tj Priok – Sbr.Taman Enim – Jl. Lagoa Kanal – Jl. Flamboyan Berdikari – Dishub Jakut – Jl. Swasembada Barat XII – Simpang Empat Pelita 2 – Simpang Pasar Warakas 1 – Taman Enim.

JAK 02 (Kampung Melayu – Duren Sawit) dengan rute Terminal Kampung Melayu – Bidara Cina 1 – Jalan Otista III Utara – Cipinang Kebon Nanas 1 – Masjid Al Akhbar PWI 1 – Jl. Bambu Ori I – Duren Sawit – Gereja Santa Anna II – Simpang Gading Raya – Mall Cipinang Indah II – Klinik Otista.

JAK 03 (Lebak Bulus – Andara) dengan rute Andara Raya – Andara Margasatwa 2 – Akper Fatmawati Pondok Labu – Al Izhar Pondok Labu 1 – Taman Lestari Indah – Jak Lingko Lebak Bulus – Jl. Grafika – Batan H Kaman – Jl. Karang Tengah – Sekolah Keperawatan YPDR – Andara Margasatwa I.

JAK 04 (Grogol – Tubagus Angke) dengan rute Kusuma Timur Vihara Dharma Bhakti – Ruko Taman Duta Mas – Ps Kb Pisang – Terminal Grogol – Sekolah Muhammadiyah Grogol – RSJ Dr. Soeharto Heerdjan – Sbr Sekretariat 06 Wijaya Kusuma – Masjid Jami Ar Ridho Jelambar – Sbr Taman Permata Indah I.

Baca juga: Berikut Tips Memilih Jas Hujan Supaya Hasilnya Memuaskan

Untuk menarik antusias dari masyarakat agar menggunakan angkutan umum, pemerintah Jakarta membuat inovasi dengan meluncurkan angkot ber-AC Jak Lingko. Selain dilengkapi fasilitas memadai, inovasi ini bertujuan untuk mengurangi angka kemacetan di kota Jakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here