Kesalahan Merawat Aki Mobil Penyebab Cepat Soak dan Tekor!

0
623
Kesalahan Merawat Aki Mobil Penyebab Cepat Soak dan Tekor!
Kesalahan Merawat Aki Mobil Penyebab Cepat Soak dan Tekor!

Merawat aki mobil harus dilakukan dengan intens dan langkah yang tepat. Pasalnya, jika Anda mengabaikan aki tersebut, bisa – bisa aki cepat soak atau tekor. Walaupun mobil Anda baru, tetap penting merawat aki tersebut sebaik mungkin.

Baca Juga: Toko Onderdil Mobil Terbaik di JABODETABEK dan Bandung!

Mobil keluaran terbaru bisa dibilang sangat tergantung pada kehadiran aki. Pada mobil bekas, saat aki soak, mobil tersebut masih bisa dihidupkan dengan cara didorong. Tetapi pada mobil keluaran terbaru, mobil tidak akan menyala walaupun Anda sudah mendorongnya.

Ketika aki sudah soak, maka harus disetrum atau memanggil teknisi untuk memperbaikinya. Aki yang mudah soak, juga bisa berakibat buruk pada komponen lain dalam mobil. Oleh karena itu, hal ini tidak bisa dianggap sepele.

Banyak pemilik mobil hanya peduli dengan perawatan terhadap mesin dan bagian lain. Aki sebenarnya sulit mengalami kerusakan jika Anda memperhatikannya dengan baik. Tetapi ketika perawatan aki diabaikan, akibatnya bisa merembet ke masalah lain.

Kesalahan dalam Merawat Aki Mobil yang Banyak Tidak Disadari

Mari Cari Tau, Aksesoris Interior Mobil agar Berkendara Lebih Nyaman
Kesalahan Merawat Aki Mobil Penyebab Cepat Soak dan Tekor!

Merawat aki bisa dibilang susah – susah gampang, karena dibutuhkan perhatian dan ketelitian. Salah dalam perawatan juga bisa membuat aki berumur pendek. Sebaiknya hal berikut ini Anda hindari, agar aki mobil tidak mudah mengalami soak.

  • Mengisi Air Aki Secara Berlebihan

Salah satu kesalahan yang sering terjadi dalam merawat aki mobil adalah mengisi air aki secara berlebihan. Jenis aki basah perlu dijaga volume airnya agar jangan sampai kekurangan. Ketika air aki habis, maka bisa menghambat kinerja bahkan berpotensi rusak.

Pada setiap aki umumnya dibuat garis batas maksimal air dan minimum air. Anda sebaiknya mengisi hanya sampai batas yang ditetapkan. Jangan mengisinya secara berlebihan, karena aki tersebut mudah tumpah atau mengalami kebocoran nantinya.

Ketika aki berlebihan, maka penguapan yang terjadi di dalamnya juga semakin banyak. Hal ini dapat mengakibatkan korosi, atau menimbulkan noda kotor lainnya. Lebih baik isi air aki hanya pada batas garis yang sudah dibuat. 

  • Menambah Baut Pada Terminal Aki

Terminal aki harus dikencangkan sekuat mungkin untuk mencegah terjadinya kebocoran. Hanya saja ada kalanya tutup tersebut tidak bisa lagi mengikat kencang karena sudah loss atau akibat kesalahan pemasangan.

Beberapa orang mencoba menambahkan baut atau plat besi, sehingga terminal tersebut bisa menempel kuat dengan pengikatnya. Padahal, penambahan baut atau plat besi tersebut merupakan cara merawat aki mobil yang salah.

Baut atau plat besi tersebut bisa menimbulkan konslet kelistrikan yang sangat membahayakan. Jadi ketika pengikat pada terminal aki sudah longgar, lebih baik ganti dengan yang baru, karena jauh lebih aman dan menjamin kualitas. 

  • Menambah Aksesoris Pada Aki

Penambahan aksesoris pada aki juga perlu diperhatikan dengan baik. Pastikan apakah aksesoris tersebut memang betul berguna atau tidak. Karena sering sekali penambahan aksesoris justru membahayakan aki tersebut.

Jangan sampai aksesoris membuat fungsi aki jadi terhambat. Umumnya penambahan aksesoris aki ini disematkan pada mobil yang dimodifikasi. Penambahan aksesoris jangan hanya untuk penampilan saja, tetapi perhatikan juga sisi kegunaannya.

Jika Anda ingin memasang aksesoris pada mobil, jangan gunakan secara berlebihan, terutama jika aksesoris tersebut memakan banyak daya listrik. cara terbaik merawat aki mobil adalah dengan memanfaatkan fungsinya semaksimal mungkin. 

  • Membersihkan Kutub Aki dengan Amplas

Aki juga perlu dibersihkan secara rutin agar debu atau kotoran yang menempel tidak merusak aki tersebut. Hanya saja, hindari membersihkan bagian kutubnya menggunakan amplas. Walaupun pada bagian kutub tersebut kerak kotoran sudah menempel, hindari memakai amplas membersihkannya.

Penggunaan amplas tersebut dapat membuat kutub dan terminal aki jadi menipis. Akibatnya ketika hendak dipasang kembali, terminalnya jadi longgar. Cara salah merawat aki mobil ini sebaiknya dihindari mulai dari sekarang.

Amplas memang dapat membuat aki jadi lebih besar dan proses pembersihannya mudah, tetapi dampak buruknya adalah bagian aki jadi semakin menipis. Jika Anda rutin membersihkan aki, maka tidak akan banyak debu atau kotoran menempel. 

  • Terlalu Sering Ganti Aki

Banyak pemilik kendaraan beranggapan bahwa aki baru merupakan solusi terbaik, karena performanya masih maksimal. Padahal mengganti aki menjadi baru, belum tentu memberikan dampak positif pada kendaraan.

Justru ketika Anda terlalu sering mengganti aki, fitur kelistrikan dalam mobil bisa mudah rusak. Apalagi jika yang Anda gunakan bukan aki standar atau aki murahan. Lebih baik ganti aki lama sudah tidak layak pakai lagi.

Umumnya jika Anda merawat aki mobil dengan disiplin umurnya bisa mencapai setengah tahun atau lebih. Ketika tiba waktunya untuk mengganti, maka pastikan aki baru tersebut memiliki tipe dan ukuran yang sama agar  bisa berfungsi dengan maksimal.  

  • Hanya Memanaskan Aki Tanpa Menjalankan Mobil

Memanaskan mobil secara rutin minimal 3 hari sekali merupakan langkah standar dalam perawatan aki. Aki mobil akan terisi maksimal ketika dibawa ke jalan raya. Tetapi jika hanya sebatas dipanaskan saja, kurang maksimal dalam merawat aki mobil tersebut.

Langkah paling baik sebenarnya rutin dipanaskan serta sesekali dibawa ke jalan raya. Ketika mobil tersebut Anda bawa jalan minimal 15 menit, maka daya baterai tersebut bisa terisi penuh. Tetapi jika hanya dipanaskan, dayanya yang terisi hanya sekitar setengah atau 70%nya saja.

Umumnya mobil antik atau mobil tua sudah jarang dibawa jalan, melainkan hanya dipanaskan saja. Hal ini memang bisa memperpanjang umur aki, tetapi perawatannya kurang maksimal. Aki kondisinya akan terjaga ketika mobil rutin dibawa keluar dan dirawat dengan baik.

Tips dalam Membeli Aki Mobil Baru Agar Tidak Salah Pilih

Kesalahan Merawat Aki Mobil Penyebab Cepat Soak dan Tekor!
Kesalahan Merawat Aki Mobil Penyebab Cepat Soak dan Tekor!

Meskipun Anda merawat aki mobil dengan sangat baik, saat waktunya tiba maka aki tersebut harus diganti dengan yang baru. Memaksakan aki yang lama untuk tetap dipakai justru dapat memberikan pengaruh buruk bagi mobil.

Cara terbaik adalah dengan menggantinya dengan aki baru, sehingga performa mesin juga tetap baik. Saat membeli aki baru, hal – hal berikut sebaiknya Anda perhatikan agar tidak salah mengambil langkah.

  • Lebih Baik Pilih Aki dengan Merek yang Sama

Jika aki Anda yang lama tidak pernah memiliki masalah, serta dirasa cocok, maka lebih baik beli yang baru dengan merek yang sama. Dengan demikian Anda tidak perlu ragu dengan kualitasnya. Mobil Anda juga tidak perlu lagi beradaptasi dengan aki baru tersebut.

Setiap merek aki tentu memiliki keunggulannya masing – masing. Ketika dipasang pada mobil, aki tersebut membutuhkan penyesuaian. Jadi lebih baik pilih merek yang sama, dari pada terus gonta – ganti dengan merek yang lain.

Perawatan terhadap setiap aki juga berbeda – beda. Jika Anda tetap memilih merek yang sama, maka cara merawat aki mobil tersebut jadi lebih mudah. Anda Tinggal menerapkan langkah – langkah perawatan sebelumnya.  

  • Pilih Aki yang Memiliki Garansi

Saat membeli aki mobil, Anda juga harus memperhatikan garansinya. Garansi tersebut sebagai jaminan kualitas serta membuat Anda semakin nyaman saat membelinya. Aki dari merek yang jelas biasanya disertai dengan garansi yang sepadan.

Garansi umumnya diberikan oleh pihak toko dan jenisnya cukup beragam. Ada garansi seperti ganti produk baru, atau juga garansi uang kembali. Biasanya jika Anda ganti aki di bengkel resmi, aki yang diberikan pasti berkualitas.

Tetapi yang namanya mesin atau baterai, bisa saja terhadap kerusakan. Sehingga ketika aki yang Anda beli tidak berfungsi dengan maksimal, maka bisa langsung diajukan pergantian dengan produk baru. 

  • Pilih Aki yang Baru Keluar dari Pabrik Produksi

Ketika ganti aki, perlu juga untuk melihat usia aki tersebut. Usia yang dimaksud adalah usia produksinya, apakah aki tersebut sudah lama diproduksi atau keluaran terbaru. Aki yang baru diproduksi umumnya memiliki kinerja yang lebih bagus dan jarang ada yang rusak.

Aki yang sudah terlalu lama disimpan digudang, performanya bisa menurun. Pihak bengkel bisa saja tidak tahu akan hal ini, sehingga tetap memberikan aki tersebut ke mobil Anda. Umumnya pada cover aki tersebut tercatat tanggal produksinya.

Lebih baik minta pihak bengkel memberikan aki produksi terbaru untuk menjamin kualitasnya. Aki yang baru dikeluarkan pabrik biasanya umurnya juga jauh lebih awet. Perawatannya nantinya jadi lebih mudah dan kinerja yang diberikan juga lebih maksimal untuk mobil Anda.

Baca Juga: Cara Mengkilapkan Motor Bebas Kusam Tampilan Jadi Baru!

Aki merupakan komponen vital pada sebuah mobil. Paham cara merawat aki mobil tidak hanya membuat umurnya awet tetapi juga berdampak positif pada mobil.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here