Beberapa Masalah AC Mobil yang Sering Dirasakan Penumpang

0
454
Beberapa Masalah AC Mobil yang Sering Dirasakan Penumpang
Beberapa Masalah AC Mobil yang Sering Dirasakan Penumpang

Selain pengemudi, penumpang juga bisa merasakan masalah AC mobil yang membuatnya tidak nyaman saat berkendara. Pada dasarnya, kondisi AC Mobil harus selalu diperhatikan baik itu dari kondensor, kompresor, evaporator, tekanan, filter hingga magnetic clutch dalam mesin.

Baca Juga: Mobil Sporty yang Keren untuk Masuk Dalam Daftar Koleksi

Semua itu berperan penting dalam mengoperasikan AC agar bekerja dengan optimal. Jika terjadi  kerusakan, AC akan terasa tidak normal ketika dihidupkan. Dampak terburuknya adalah AC jadi tidak terasa panas atau daya keluar anginnya sangat kecil sehingga tidak terasa.

Masalah AC Mobil karena tidak dingin, biasanya disebabkan oleh freon. Kondisi ini bisa semakin parah jika sistem AC seperti kondensor atau sambungan seal o-ring bocor. Jika Anda tidak segera membawanya ke bengkel, AC tidak akan bisa memberikan hawa dingin.

Bengkel mobil khusus bisa mengisi freon dan mengecek komponen lainnya. Hasil cek komponen AC akan diserahkan kepada Anda sebagai bukti. Usahakan selalu cek komponen AC mobil agar kualitas udara dan hawa dinginnya tetap terjaga ketika digunakan untuk berkendara.

Pentingnya Cek Masalah AC Mobil Secara Berkala

Mobil juga butuh penanganan ekstra agar kondisinya selalu optimal. Terutama untuk bagian AC yang memberikan kenyamanan pada pengemudi dan penumpang. AC mobil yang rusak dapat menimbulkan rasa mual akibat bau tak sedap dan kurangnya pasokan udara.

Masalah AC Mobil sering terjadi karena Anda jarang mengecek kondisi komponen di dalamnya. Bagian selang sistem AC biasanya butuh pengecekan berkala. Jika arusnya terhambat akibat debu dan kotoran, AC tidak akan bekerja secara optimal sehingga hembusannya terasa kecil.

Sama halnya jika kondisi suhu mulai terasa panas karena jumlah freon mulai menurun. Untuk bisa mendapatkan suhu dingin, Anda harus selalu mengisi freon. Filter udara juga perlu dicek agar kebersihannya terjaga, karena debu dan kotoran sering tersumbat di bagian itu.

Gunakan Bengkel Teknisi Terpercaya

Biasanya masalah AC Mobil disebabkan oleh berbagai macam hal. Contohnya seperti komponen Fan Belt atau Drive Belt yang harus selalu terhubung agar kompresor dapat menyala. Komponen ini digunakan untuk menghubungkan putaran mesin dengan kompresor yang ada di AC.

Jika tidak terhubung, AC tidak akan menyala sehingga mobil akan terasa panas ketika dinyalakan. Untuk membuat AC menyala, Anda harus menghubungkan Fan Belt terlebih dahulu. Selain dari sambungan, komponen lain seperti Magnetic Clutch juga memiliki peran yang penting.

Komponen katup magnet digunakan untuk menghubungkan putaran mesin kompresor melalui drive belt AC. Jika bagian katupnya rusak, maka mobil tidak akan bisa dinyalakan. Mulai sekarang, gunakan jasa bengkel terpercaya agar masalah AC mobil Anda ditangani langsung oleh ahlinya.

Montir dan teknisi berpengalaman bisa mengecek kondisi AC mobil Anda secara detail. Ketika proses pengecekannya mendetail, Anda bisa langsung mengetahui titik permasalahannya. Hal ini akan sangat membantu Anda kedepannya karena perbaikan dilakukan secara optimal.

5 Masalah AC Mobil yang Sering Dihadapi

Beberapa Masalah AC Mobil yang Sering Dirasakan Penum_pang5 Masalah AC Mobil yang Sering Dihadapi
Beberapa Masalah AC Mobil yang Sering Dirasakan Penumpang_5 Masalah AC Mobil yang Sering Dihadapi

Sekarang ini ada 5 masalah AC yang bisa membuat Anda dan penumpang merasa tidak nyaman. Kelima masalah itu di antaranya tingkat kedinginan AC, baunya, suara, hembusan angin dan lantai kabin banjir. Untuk lebih jelas, berikut ini penjelasan singkat mengenai kelima masalah tersebut.

  • Tingkat Kedinginan AC

Masalah AC mobil terkait suhu biasanya disebabkan oleh freonnya kurang atau habis. Pada dasarnya jika freon habis, Anda bisa mengisinya lagi agar suhunya kembali dingin. Namun jika masih bermasalah, hal ini disebabkan oleh tekanan AC yang mulai drop.

Bisa saja disebabkan oleh kebocoran sistem, filter kotor, ampere kompresor melebihi batas hingga kondensornya kotor. Semua itu bisa membuat performa AC menurun drastis. Untuk mengatasinya, Anda perlu mengganti komponen yang rusak atau membersihkannya.

  • Bau AC Tidak Sedap

Selain suhu, bau tak sedap juga menjadi salah satu masalah AC mobil yang membuat kita jadi tidak nyaman. Hal ini bisa disebabkan oleh asap rokok atau pengharum berkualitas rendah. Untuk masalah komponen dalam sistem AC, evaporator bisa jadi penyebab utamanya.

Evaporator yang kotor bisa menyebabkan sistem kerja AC menjadi berkurang. Biasanya jamur dan bakteri menghasilkan bau yang tidak sedap. Oleh sebab itu, evaporator harus selalu Anda bersihkan setiap bulannya agar kondisi AC tetap optimal selama digunakan di jalanan.

  • Suara Berisik AC Mobil

Pernahkah Anda mendengar suara berisik ketika menyalakan AC mobil? Jika pernah, maka kompresor AC Anda mengalami kerusakan. Masalah AC Mobil terkait suara berisik juga bisa disebabkan oleh kebocoran saluran AC yang menyebabkan freonnya cepat habis.

Gesekan antara dua komponen juga menjadi salah satu penyebab yang harus dikhawatirkan. Pengecekan bengkel diperlukan untuk melihat komponen yang mengalami kerusakan. Untuk menghemat pengeluaran, Anda bisa bersihkan komponennya jika kondisi masih baik.

  • Hembusan AC Kurang Kencang

Di sisi lain ada juga masalah AC mobil yang sering dihadapi yaitu kurangnya daya hembusan angin. Biasanya masalah ini disebabkan oleh filter yang menghambat laju udara. Kotorannya bisa mempengaruhi output angin sehingga terasa lebih lambat dan tidak terasa.

Motor blower juga memberikan pengaruh pada hembusan angin. Jika terjadi kerusakan pada bagian motor blower, udara tidak akan bisa dihembuskan. Cara mengatasinya adalah dengan mengganti motor blower agar kekuatannya kembali dan hembusan menjadi kencang.

  • Lantai Kabin Banjir

Masalah AC Mobil terakhir yang sering dirasakan oleh penumpang depan adalah munculnya rembesan air pada lantai kabin depan. Ketika terjadi penyumbatan di bagian selang ventilasi, air akan merembes ke bagian luar sehingga menyebabkannya basah.

Evaporator juga menjadi penyebab utama karena embun yang dikeluarkan seharusnya pergi ke bagian bawah mobil. Jika tidak segera dibenarkan, lantai kabin bagian depan akan terkena jamur akibat suhu yang berubah ketika digunakan berkendara dan ketika mesin dimatikan.

Cara Merawat AC Mobil agar Kondisinya Selalu Optimal

Selain di cek secara berkala Anda juga harus tahu bagaimana cara merawatnya. Masalah AC mobil sering terjadi karena digunakan tanpa batas atau limit. Berikut ini beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk merawat kesehatan AC agar tidak mudah rusak saat digunakan.

  • Tutup Jendela Selama Berkendara

Tahukah Anda mengapa pengemudi harus menutup jendelanya saat berkendara? Alasannya agar debu dan kotoran tidak masuk ke dalam mobil yang menyebabkan filter kotor. Selain itu, Anda juga bisa mendinginkan kabin lebih cepat ketika jendelanya dalam posisi tertutup.

  • Matikan AC saat Mobil Dimatikan

Tips untuk pengemudi baru agar AC awet adalah menetralkannya saat mobil mati. Hal ini bisa membuat AC stabil ketika dinyalakan kembali untuk memasok udara. Masalah AC mobil bisa terjadi karena mesinnya selalu dihidupkan secara mendadak tanpa ada pemanasan.

  • Jaga Kebersihan Kabin

Tentu saja untuk menjaga AC, kondisi kabin mobil Anda harus bersih. Tujuannya agar kotoran tidak masuk ke dalam AC dan menyebabkan kinerjanya menjadi menurun. Selain itu, mobil juga jadi semakin nyaman karena kebersihan membuat udara mobil terasa segar.

  • Batas Pengisian Oli Kompresor

Salah satu penyebab masalah AC mobil adalah pengisian oli kompresor yang melewati batas. Jika tekanan freon meningkat, maka kompresor juga akan menjadi mudah panas. Imbasnya terasa pada proses kondensasi yang menjadi terhambat akibat panasnya kompresor.

Apa Akibatnya jika AC Mobil Terlalu Dingin?

Beberapa Masalah AC Mobil yang Sering Dirasakan Penumpang_Apa Akibatnya jika AC Mobil Terlalu Dingin?
Beberapa Masalah AC Mobil yang Sering Dirasakan Penumpang_Apa Akibatnya jika AC Mobil Terlalu Dingin?

Selain keempat cara di atas, Anda juga harus membatasi suhu yang diatur pada AC. Ketika terlalu dingin, terdapat beberapa kendala yang bisa terjadi pada sistemnya. Berikut ini akibat yang bisa Anda rasakan ketika menggunakan AC dengan suhu diatas normal.

  • Drive Belt Putus

Jika terlalu dingin, Drive Belt bisa putus karena gaya gesekannya besar. Putaran mesin dapat terhubung dengan kompresor AC melalui Drive Belt. Jika terlalu besar daya yang digunakan, maka Drive Belt tidak bisa menampung beban dan menyebabkannya putus.

  • Freon Cepat Habis

Tentu saja tingkat suhu AC mobil dapat mempengaruhi kecepatan konsumsi Freon. Pastikan Anda menyalakan AC di batas minimum penggunaan agar freonnya hemat. Masalah AC Mobil yang sering dihadapi adalah suhu tidak terasa akibat freon habis.

  • Magnetic Clutch Putus

Seperti yang kita ketahui, katup magnet terhubung dengan kompresor dan mesin mobil. Jika terlalu panas akibat daya berlebih, katupnya bisa putus. Anda butuh biaya ekstra jika katup rusak karena komponennya berada di bagian dalam sistem AC dan mesin utama.

Berdasarkan data tersebut, kita tidak boleh menggunakan AC mobil bersuhu rendah secara terus menerus. Jika terlalu sering, kualitasnya akan menurun seiring berjalannya waktu. Hal buruk yang bisa dirasakan adalah komponen menjadi rusak dan perlu diganti baru.

Baca Juga: Pilihan Mobil Classic yang Layak Menjadi Koleksi di Garasi

Dengan menggunakan AC mobil sewajarnya, Anda bisa jaga kualitas komponen agar tetap awet. AC mobil juga butuh perawatan agar kondisinya stabil ketika dinyalakan. Masalah AC Mobil di atas bisa terjadi kapan saja jika Anda tidak mengeceknya secara bertahap.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here