Penyebab Turun Mesin pada Motor, Berikut Penjelasannya

0
231
Penyebab Turun Mesin pada Motor, Berikut Penjelasannya
Penyebab Turun Mesin pada Motor, Berikut Penjelasannya

Penyebab turun mesin pada motor harus diketahui agar Anda bisa melakukan upaya pencegahan. Hal ini penting untuk diperhatikan karena jika motor sudah mengalami masalah tersebut maka biaya untuk perawatannya mahal.

Baca Juga: Cara untuk Memperkecil Tingkat Kehilangan Motor yang Efektif

Bahkan, besarnya biaya perawatan bisa mencapai jutaan. Hal ini berlaku untuk semua jenis motor. Oleh karena itu, sebaiknya Anda melakukan perawatan dengan baik agar tidak muncul masalah pada mesin.

Selain itu, Anda sebaiknya mengetahui seperti apa tanda-tanda yang muncul dan cara perawatan terbaik jika sudah terlanjur mengalami masalah itu. Diharapkan kendaraan Anda bisa digunakan kembali secara normal. 

Dengan demikian, Anda akan merasa nyaman ketika mengendarai motor karena terbebas dari berbagai macam masalah. Anda juga akan lebih tenang jika ingin bepergian dalam jarak jauh. 

Apa Itu Turun Mesin Motor? 

Turun mesin secara umum dapat diartikan sebagai cara penyelesaian masalah yang terjadi pada daerah jantung mekanis. Adapun caranya yaitu mesin harus dilepas dari rangkanya. 

Proses pelepasan bisa dilakukan secara keseluruhan atau hanya sebagian saja. Biasanya terjadi pada kendaraan yang telah dipakai selama puluhan tahun atau sekitar 60 ribu km.  

Nantinya akan banyak komponen yang harus diganti. Masalah ini sering ditemukan pada tempat servis sehingga Anda perlu mempelajari penyebab turun mesin pada motor.

Namun, ada saat di mana kondisi seperti itu justru mendatangkan manfaat, misalnya mengatasi beberapa masalah pada kendaraan. Pada beberapa kasus, penyelesaian terbaik hanya dapat dilakukan dengan turun mesin. 

Teknisi menjadi semakin leluasa ketika mengecek kondisi jantung mekanis sekaligus mengganti berbagai komponen di dalamnya. Banyak orang yang menyebutnya sebagai servis besar. 

Intip Penyebab Turun Mesin pada Motor

Penyebab Turun Mesin pada Motor, Berikut Penjelasannya_Intip Penyebab Turun Mesin pada Motor
Penyebab Turun Mesin pada Motor, Berikut Penjelasannya_Intip Penyebab Turun Mesin pada Motor

Penyebab dari masalah ini sangat banyak, salah satunya karena umur kendaraan sudah tua. Namun, perlu Anda ketahui bahwa selain itu masih ada penyebab lainnya yang akan dibahas dalam uraian berikut. 

  • Sering Telat Mengganti Oli

Telat mengganti oli bisa berdampak buruk bagi kendaraan. Hal ini dikarenakan oli memiliki fungsi penting sebagai pelumas mesin dan meminimalisir terjadinya gesekan. 

Penyebab turun mesin pada motor tersebut bisa berdampak fatal karena menyebabkan komponen pada mesin cepat aus dan bisa patah. Selain itu, oli  juga berfungsi mendinginkan suhu sehingga mencegah overheat. 

  • Selalu Menerobos Banjir

Penyebab selanjutnya adalah sering terendam air karena menerobos banjir. Pada saat banjir, air akan masuk dan bercampur dengan oli sehingga menurunkan performa kendaraan. 

  • Jarang Melakukan Servis

Penyebab turun mesin pada motor berikutnya yaitu Anda tidak rutin melakukan servis. Servis besar sebaiknya tidak menunggu adanya masalah. Tujuannya untuk menyetel ulang komponen pada mesin dan membersihkan ruang pembakaran. 

Kondisi dapat menjadi semakin parah jika cara Anda mengemudi kurang baik. Salah satu contohnya adalah mengemudi melampaui batas kecepatan atau menggeber gas sehingga mesin menjadi cepat rusak. 

  • Memodifikasi Mesin

Penyebab turun mesin pada motor bisa juga karena sering melakukan modifikasi secara berlebihan. Anda harus memperhatikan kemampuan kendaraan yang dimiliki.

Hindari menambah kecepatan atau memaksakan performanya. Jika Anda tetap memodifikasi maka motor akan bekerja lebih ekstra sehingga menyebabkan komponen cepat aus. 

Keberadaan air radiator berperan sebagai pendingin suhu sehingga dapat mencegah terjadinya overheat. Oleh karena itu, jika Anda jarang mengeceknya maka kemungkinan akan kehabisan air radiator.

Kenali Tanda-tanda Turun Mesin pada Motor

Anda wajib mengenali apa saja tanda-tanda yang muncul pada motor ketika terjadi turun mesin. Dengan demikian, Anda bisa segera mengambil tindakan agar tidak memperparah kondisi.  

  • Mengeluarkan Asap Putih

Waspada jika keluar asap berwarna putih pada knalpot. Asap tersebut muncul akibat oli terbakar sehingga harus segera diatasi. Dengan demikian, tidak membuat komponen lain ikut terbakar. 

Pada kondisi normal, biasanya asap knalpot motor 4 tak tidak berwarna. Jika berwarna maka menunjukkan adanya kerusakan pada bagian silinder atau piston. 

  • Motor Sulit Menyala

Penyebab turun mesin pada motor adalah oli bergerak naik sampai ke ruang pembakaran. Hal tersebut menimbulkan banyak masalah, salah satunya sulit menyala karena oli membasahi bagian busi.  

Hal ini sering terjadi di pagi hari maupun saat kondisi kendaraan tersebut masih dingin. Dengan demikian, Anda harus melakukan starting berulang kali sampai bisa menyala. 

  • Suara Mesin Kasar

Suara kasar muncul karena kehabisan oli. Kondisi tersebut sangat mengganggu karena menyebabkan polusi suara sehingga tidak nyaman untuk didengar. 

  • Busi Lebih Cepat Mati

Penyebab turun mesin pada motor disebabkan karena oli ikut terbakar bersama dengan bahan bakar. Akibatnya, busi menjadi cepat mati sehingga harus sering diganti dengan yang baru. 

  • Motor Menjadi Lemah

Kondisi ini bisa terjadi akibat ring seher kehilangan tenaga. Selain itu, dijumpai ada baret pada blok mesin sehingga kompresi motor mengalami kebocoran dan sering mati secara mendadak.

Siapa saja pasti tidak ingin mengalami hal tersebut karena pasti sangat merepotkan. Apalagi jika tiba-tiba mati di jalan yang lokasinya jauh dari bengkel.

Tips untuk Meminimalisir Turun Mesin

Penyebab Turun Mesin pada Motor, Berikut Penjelasannya_Tips untuk Meminimalisir Turun Mesin
Penyebab Turun Mesin pada Motor, Berikut Penjelasannya_Tips untuk Meminimalisir Turun Mesin

Kendaraan membutuhkan servis secara berkala agar lebih awet. Beberapa tips berikut bisa Anda praktekkan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan pada motor.

  • Ganti Oli secara Rutin

Jika oli tidak pernah Anda ganti akan mempengaruhi performa dari motor. Oleh karena itu, penting mengetahui kapan waktu yang tepat untuk menggantinya. 

Misalnya untuk motor yang baru penggantian bisa setelah digunakan untuk menempuh jarak 500 km. Selanjutnya, penggantian kedua setelah 100 km dan ketiga 2000 km. 

Pada motor yang telah lama dipakai bisa setelah menempuh 2500 km sampai 3500 km. Apabila terlambat maka akan berdampak buruk bagi kendaraan Anda. 

  • Sering Servis Ringan

Penyebab turun mesin pada motor yaitu tidak pernah melakukan servis ringan atau tune up. Tujuan dari tune up ini adalah untuk mengecek adanya kerusakan komponen atau terjadi aus ringan. 

Tune up merupakan kegiatan pemeriksaan, pengukuran, penyetelan dan penggantian komponen. Semua rangkaian tersebut dilakukan agar meningkatkan performa motor. 

  • Hindari Menggeber Motor

Anda tidak dianjurkan untuk menggeber agar mencapai kecepatan maksimal. Sebaiknya, Anda tarik gas secara pelan-pelan saja agar tidak menyebabkan kerusakan pada mesin. 

  • Merawat Knalpot

Penyebab turun mesin pada motor salah satunya karena knalpot kurang terawat. Adapun cara untuk merawatnya sangat mudah, tuangkan oli pada knalpot sehingga menjadi awet dan tidak mudah keropos.  

  • Motor Sering Dibersihkan

Kotoran dapat menyebabkan beberapa bagian motor menjadi berkarat. Jika Anda biarkan saja maka akan menyebabkan kerusakan. Oleh karena itu, Anda harus rajin membersihkannya, terutama di musim hujan. 

Cara Terbaik Melakukan Perawatan Setelah Mengalami Turun Mesin

Anda harus memperhatikan perawatan motor agar tidak menyebabkan turun mesin. Namun, apabila sudah mengalaminya maka kedepan Anda harus lebih ekstra dalam menjaganya agar dapat berfungsi optimal. 

Oleh karena itu, perbaiki pola berkendara agar semua komponen di dalamnya awet. Tinggalkan kebiasaan buruk dan pastikan Anda memakai gigi transmisi dengan tepat ketika melewati tanjakan. 

Penyebab turun mesin pada motor karena sering menggeber-geber gas sehingga membuat mesin bekerja keras dan cepat panas. Oleh karena itu, sebaiknya Anda tidak memaksakan kinerja motor. 

Apabila ingin performanya kembali bagus maka harus dilakukan perawatan secara maksimal. Misalnya dengan mengecek filter udara dan mengganti berbagai komponen yang rusak atau aus. 

Hal tersebut dilakukan untuk kendaraan baru maupun yang sudah Anda pakai selama bertahun-tahun. Selanjutnya, Anda perlu melakukan inreyen. Inreyen merupakan proses penyesuaian komponen dalam mesin agar performanya maksimal. 

Anda harus menjalani inreyen minimal selama 100 km. Apabila belum mencapai jarak tersebut, jangan menggeber-geber gas karena akan menimbulkan kerusakan. Selanjutnya, penyebab turun mesin pada motor karena memiliki kebiasaan buruk.

Salah satunya adalah mengganti oli tidak tepat waktu sehingga mempengaruhi kekentalannya.  Tingkat kekentalan akan menurun setelah digunakan dalam jangka waktu lama. 

Oleh karena itu, oli harus sering diganti agar bisa melumasi berbagai komponen secara maksimal sehingga bisa berumur panjang. Pilihlah oli berkualitas bagus agar menjaga kinerjanya tetap prima. 

Di samping itu, perhatikan juga bahan bakar yang Anda gunakan. Anda tidak boleh sembarangan memilih bahan bakar karena akan mempengaruhi kinerja mesin. Bahan bakar yang bagus akan membuat performanya lebih maksimal. 

Baca Juga: Bengkel Motor Terbaik untuk Modifikasi Terdekat dan Custom

Perawatan rutin pada mesin akan membuat motor menjadi awet. Selain itu, Anda perlu mengenali apa penyebab turun mesin pada motor agar tidak menimbulkan kerusakan parah.   

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here