Penyebab Turun Mesin pada Motor yang Wajib Tahu!

0
29
Penyebab Turun Mesin pada Motor yang Wajib Tahu!
Penyebab Turun Mesin pada Motor yang Wajib Tahu!

Penyebab turun mesin pada motor saat ini sangat banyak. Turun mesin termasuk salah satu kerusakan motor yang sangat dikhawatirkan bagi semua pemilik kendaraan.

Baca juga : Jurusan Automotive Engineering dengan Prospek Kerja Menarik

Tidak hanya dari segi harga yang tergolong mahal, namun performa mesin malah semakin turun. Oleh karena itu, penting sekali mengetahui penyebab turun mesin.

Mengenal Penyebab Turun Mesin pada Motor

Mengenal Penyebab Turun Mesin pada Motor
Mengenal Penyebab Turun Mesin pada Motor

Setiap kendaraan bermotor memang perlu melakukan perawatan secara berkala. Hal ini tentunya wajib dilakukan agar kendaraan tersebut bisa terawat dengan baik.

Mulai dari melakukan penggantian oli secara rutin, guna untuk menghindari terjadinya kerusakan. Apabila mesin mengalami kerusakan tentunya biaya untuk memperbaiki tergolong sangat mahal. 

Kerusakan yang terjadi pada mesin kendaraan ini bisa menimbulkan penyebab turun mesin pada motor. Apabila hal ini terjadi tentunya akan membutuhkan budget yang besar.

Hal ini karena butuh orang mekanik yang handal agar bisa memperbaiki mesin tersebut. Terutama, untuk motor yang sudah lama turun mesin. 

Jadi seorang mekanik setidaknya harus benar-benar paham apa yang harus dilakukan jika turun mesin. Akan tetapi, kalian juga harus paham apa saja yang kerusakan yang dialami oleh kendaraan. 

Dengan begini, besar biaya yang dikeluarkan juga bisa kalian perhitungkan. Jadi kalian juga tidak kaget jika biaya yang dikeluarkan ternyata cukup besar karena budget sudah terkumpul.

Tanda-Tanda Mesin Motor Mengalami Kerusakan 

Apabila kalian melihat kendaraan rusak parah dan membuat biaya perbaikan membengkak, maka tetap harus tahu apa gejala yang dialami oleh motor tersebut. Sehingga kalian bisa melakukan beberapa penanganan, berikut tanda motor mengalami kerusakan.

  • Motor Sangat Susah Dihidupkan

Umumnya, penyebab turun mesin pada motor dapat dilihat dari knalpot yang mengeluarkan asap putih. Hal ini bisa menjadi salah satu dari tanda bahwa kendaraan kalian sedang rusak.

Apalagi jika mesin kendaraan yang akan digunakan sulit menyala. Bisa jadi kendaraan kinerjanya kurang optimal dan berkerak. Sehingga membuat busi tampak mati dan tidak bisa berfungsi dengan baik saat kendaraan digunakan. 

Sementara itu, penyebab lainnya yaitu oli yang merembes. Hal ini tentunya dikarenakan terjadinya silinder blok yang lecek. Selain itu, juga bisa disebabkan oleh adanya seal klep yang bocor. 

  • Asap Motor yang Berwarna Putih

Tanda kerusakan mesin kendaraan selanjutnya biasanya karena knalpot mengalami asap putih. Hal ini tentunya menimbulkan keparahan dan lebih mudah dikenali. 

Jadi asap putih ini tentunya disebabkan oleh adanya rembesan oli pada mesin kendaraan. Sehingga mesin mengeluarkan asap putih dan mengalami terbakar. 

Penyebab turun mesin pada motor ini tentunya membuat pemilik bermotor semakin waspada. Hal ini tentunya akan menimbulkan biaya yang cukup besar untuk perbaikan.

Apalagi ada sejumlah komponen mesin kendaraan yang harus mengalami pergantian. Sehingga kalian harus lebih memperhatikan kendaraan mesin motor.

  • Suara Mesin Menjadi Kasar

Tanda selanjutnya diketahui suara mesin terdengar lebih kasar. Hal ini tentunya disebabkan oleh adanya oli yang tidak sesuai kapasitas di dalam mesin. 

Bahkan, diketahui bahwa oli mesin kendaraan tersebut telah mengalami rembesan ke ruang bakar yang ada di dalamnya. Hal ini juga yang bisa menjadi salah satu penyebab turun mesin pada motor.

Selain itu, juga bisa dikarenakan adanya pergeseran pada mesin. Hal ini karena terjadi pelumasan yang tidak terlalu terlindungi. 

  • Mesin Motor Tidak Bertenaga

Efek gejala yang terjadi di atas tentunya bisa langsung masih berlanjut. Dimana keadaan mesin tersebut tidak mendapatkan tenaga karena oli kendaraan mengalami kehabisan. 

Selain itu, ada kelanjutan karena terjadi potensi kerusakan terhadap komponen kendaraan yang bergesekan. Hal ini tentunya akan membuat komponen Ring Seher lecet yang malah membuat kebocoran kompresi motor.

Penyebab Kendaraan Motor Turun Mesin

Biasanya, penyebab turun mesin pada motor ini dipengaruhi oleh berbagai macam faktor. Oleh karena itu, sangat disarankan bagi pemilik kendaraan yang bermotor untuk menghindari beberapa hal.

Hal ini tentunya karena biaya untuk memperbaiki turun mesin kendaraan yang lebih mahal dibandingkan ganti oli. Di bawah ini sudah ada beberapa penyebab kendaraan motor saat turun mesin, antara lain:

  • Air Radiator semakin Habis

Apabila air radiator yang terjadi dalam kendaraan habis, maka bisa jadi efek air radiatornya juga habis. Hal ini tentunya juga bisa langsung menjadi potensi mesin kendaraan rusak.

Sehingga nantinya membuat keadaan mesin kendaraan panas atau overheat. Keadaan mesin yang overheat biasanya akan membuat seher semakin tampak lebih kunci.

Apalagi jika terjadi kerusakan komponen kendaraan ini maka dapat dipastikan penyebab turun mesin pada motor. Sehingga kalian harus sering memeriksa air radiator.

  • Telat Ganti Oli

Penyebab mesin motor selanjutnya harus mengganti oli mesin kendaraan yang perlu diketahui. Jadi hal ini akan langsung berakibat oleh komponen dalam mesin kendaraan yang mengalami pelumasan tidak optimal.

Oleh karena itu, kalian sangat dianjurkan untuk mengganti oli secara teratur. Dikarenakan oli akan membuat kualitas kendaraan semakin menarik jika seringkali digunakan. 

Untuk pemakaian oli normalnya hanya 1 bulan sekali. Ini menjadi salah satu waktu yang paling ideal untuk ganti oli kendaraan. 

  • Tidak Melakukan Service

Penyebab turun mesin pada motor berikutnya, tidak adanya service besar yang dilakukan sehingga mengalami penurunan kualitas. Hal ini terjadi bukan tanpa sebab, karena motor wajib melakukan pemeriksaan.

Oleh karena itu, perlu sekali dilakukan pemeriksaan agar bisa mengembalikan kinerja dari berbagai macam komponen. Jadi setidaknya kalian bisa sering menyetel klep, memeriksa kerak di ruang pembakaran, dan melakukan pemeriksaan bagian seher.

Jadi jika dilihat dari segi performa mesin, maka pemakaian bahan bakar lebih efisien dan mesin motor akan tampak lebih awet. Sehingga setidaknya para pengendara motor bisa melakukan service terlebih dahulu.

Minimal servis kendaraan harus 1 tahun sekali di servis. Hal ini tentunya dilakukan agar terjaga kondisi mesinnya.

  • Mesin Tidak Sesuai dengan Standar

Penyebab turun mesin pada motor dikarenakan melakukan bore-up yang tidak sesuai dengan bagian lainnya. Jadi kalian harus tahu motor tersebut mempunyai potensi kerusakan atau tidak.

Penambahan kapasitas atau bore-up ini sebenarnya bisa tidak sesuai standar. Sehingga akan membuat mesin tampak lebih keras.

  • Perilaku Berkendara Buruk

Cara memperlakukan kendaraan motor yang tidak baik juga akan mempengaruhi umur mesin. Pemakaian yang sesuai dengan prosedur akan menjadikan mesin awet tanpa terjadinya permasalahan.

Apalagi jika pengendara sering menggeber motor, ugal-ugalan, serta melakukan penarikan gas yang sembarangan. Hal ini tentunya akan membuat mesin lebih cepat aus dan menderita.

Namun, apabila diperlakukan dengan baik, maka mesin kendaraan motor semakin tahan lama. Hal ini tentunya bisa langsung menjadi penyebab turun mesin pada motor.

  • Sering Menerobos Banjir 

Keseringan menerobos genangan air atau banjir akan mengalami pencampuran pada pelumas dan risiko air masuk ke mesin. Terlebih lagi, jika jumlahnya hanya sedikit, maka efeknya tidak terlalu terasa.

Efek yang pertama terjadi pelumasan kualitas akan berkurang karena cairan asing tersebut masuk. Efek kedua, kehadiran air di dalam mesin juga dapat menyebabkan baret dan mengakibatkan karat.

Saat sedang dikendarai, karat juga sering menjadi pemicu motor mati secara mendadak. Hal ini tentunya bisa menjadi penyebab mesin kendaraan turun.

Oleh sebab itu, sebaiknya kalian cari jalan untuk memutar dibandingkan menerobosnya. Jadi meski jauh sedikit tidak ada masalah ketimbang mengeluarkan biaya tidak sedikit di hari selanjutnya.

Biaya yang Dikeluarkan saat Turun Mesin

Biaya yang Dikeluarkan saat Turun Mesin
Biaya yang Dikeluarkan saat Turun Mesin

Jika kalian sudah tahu Penyebab turun mesin pada motor, maka harus tahu beberapa biaya yang harus dikeluarkan. Di bawah ini sudah ada penjelasan terkait biaya yang dikeluarkan ketika turun mesin, antara lain:

Umumnya, harga perbaikan yang harus dikeluarkan untuk turun mesin mulai dari 150.000 ribu. Sebenarnya, tarif ini hanya akan dikenai untuk jasanya saja beda halnya dengan biaya lainnya. 

Jadi bila kalian mendapatkan kerusakan komponen piston maka biaya yang akan dikeluarkan bisa mencapai Rp. 705.000 hingga 1 jutaan rupiah. Oleh karena itu, kalian bisa memeriksa kondisi motor terlebih dahulu sebelum memperbaikinya.

Biaya tersebut sudah termasuk dengan jasa hingga penggantian komponen, biaya bubut, dan korter. Sedangkan biaya service bisa saja besar mencapai Rp. 700.000 ribu. Ini berlaku untuk kendaraan manual.

Besaran biaya penyebab turun mesin pada motor biasanya mempunyai tarif jasa yang berbeda-beda. Hal ini tentunya tergantung dari seberapa besar sektor kerusakan dan tingkat kesulitan yang dialami oleh kendaraan.

Jadi dapat dikatakan bahwa untuk melakukan perawatan terhadap kendaraan memang sangat wajib. Sehingga jika tidak melakukan perawatan maka akan mengalami penurunan performa mesin.

Baca juga : Bengkel Motor Terbaik untuk Modifikasi Terdekat Wajib Tahu!

Kemungkinan besar yang terjadi maka bisa membuat turun mesin. Sehingga biaya penyebab turun mesin pada motor yang dikeluarkan juga sangat besar.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here