Penggemar motor matic pastinya memiliki alasan yang berbeda kenapa lebih menyukai motor matic. Namun alasan yang pasti adalah karena motor matic memberikan kemudahan saat berkendara. Yaitu hanya dengan menamcap gas jika mau melaju dan mengerem jika ingin berhenti. Penyakit motor Vario pasti sudah diketahui oleh banyak penggemar motor matic.

Baca Juga : Berikut Motor Kawasaki 2021 Yang Siap Diluncurkan Untuk Anda Miliki

Apakah kamu termasuk dalam golongan yang menggunakan Honda Vario?. Jawabannya ada pada diri kamu sendiri, mengapa memilih Vario daripada motor matic lain. Padahal banyak sekali pilihan di luaran sana yang menjajakan varian motor matic terdepan. Jadi harus siap dengan segaal risiko yang biasa ada di motor cc lumayan ini.

Beberapa Penyakit Motor Vario Dan Cara Mengatasinya

Untuk motor Vario sendiri memiliki banyak pilihan model dan spesifikasi yang berbeda. Mulai dari motor matic dengan spesifikasi rendah di 110cc hingga motor spesifikasi tinggi hingga 150cc. Untuk penyakit motor Vario sendiri biasanya hadir sesuai dengan spesifikasinya.

Penyakit yang biasa muncul dan menjadi obrolan penggemar motor Vario adalah mengenai getaran pada putaran bawah. Pengguna motor Vario merasa bahwa penyakit ini mengganggu dan menjadi masalah pada tarikan motor. Karena bisingnya getaran tersebut membuat tenaga tidak begitu nendang kuat.

Biasanya Penyakit motor Vario ini muncul pada saat motor dalam posisi RPM rendah, sampai terasa pada setang kemudi. Penyebab awal getaran pada motor Vario adalah pada bagian kampas_kopling ganda (weight_set). Dan juga terjadi pada mangkok (clutch_housing) yang selip atau mungkin sudah tipis. Hal ini lah yang menyebabkan tenaga saat menanjak jadi lemah.

Tak sedikit pengguna yang mengeluhkan penyakit motor Vario ini hingga menyebutnya sebagai penyakit bawaan. Meski sangat menjengkelkan, namun untukmengatasinya juga sangat mudah. Kamu cuma perlu memodifikasi sedikit CVT, agar transfer tenaga dari V-belt tetap lancar.

Karena saat ini banyak sekali bengkel motor spesialis motor matic yang mampu membantu mengatasi penyakit motor Vario. Biasanya akan ada beberapa bagian yang akan dimodifikasi untuk bisa mengilangkan getaran yang menggangu tersebut. Dan berikut adalah beberapa penjelasan penyakit Vario serta cara untuk mengatasinya:

  1. Cara Mengatasi Getaran Motor Vario

Penyakit motor Vario

Penyakit getaran pada motor Vario biasanya diakibatkan oleh adanya masalah pada kopling ganda. Biasanya penyakit ini ada pada varian motor matic 125cc atau lebih, Matic tipe PCX saja getaran ini masih terdengar. Dan biasanya ini terjadi akibat kotornya area kopling dan roller.

Maka cara mengatasi penyakit motor Vario hal yang pertama harus dilakukan adalah membersihkan kotoran atau debu tersebut. Jika suara getaran tersebut masih terdengar jelas, solusi akhir adalah dengan memodifikasi bagian kopling-sentrifugal. Karena gesekan ini terjadi akibat gesekan kampas dan mangkok kopling.

Modifikasi yang bisa dilakukan adalah dengan mengubah tipe kopling dengan kopling miliknya NMAX. Karena kampas kopling NMAX jauh lebih panjang daripada yang dimiliki Honda. Meski demikian, perubahan kampas kopling ini tidak perlu mengalami perubahan yang signifikan. Karena sudah bisa dipasang langsung pada motor matic Honda.

Modifikasi ini memang membutuhkan biaya yang lumayan, karena harga kopling NMAX sendiri sudah mahal. Dan jika kamu menginginkan pembuangan debu yang lebih bagus, maka kamu harus membuat lubang pada mangkok kopling. Dan ini mungkin bisa saja menimbulkan biaya tambahan.

  1. Kakunya Setang Saat Berkendara

Penyakit motor Vario

Penyakit motor Vario ini tidak hanya diderita oleh Honda Vario saja, melainkan semua jenis motor bisa saja menderita penyakit motor ini. Hal ini disebabkan oleh setelan komstir pada motor Vario terlalu kencang atau bisa saja pada bagian dalamnya sudah aus.

Aus ini biasanya terjadi karena motor terlalu sering mendapati jalanan yang rusak. Sehingga Guncangan tersebut membuat mangkok komstir jadi lebih rapat karena tertekan. Dan jika hal ini terjadi maka baut penaham menjadi semakin kencang yang menyebabkan setelan komstir jadi terasa lebih kaku.

Cara mengatasi penyakit motor Vario ini kamu hanya cukup melakukan penyetelan ulang pada mangkok komstir. Jika tida begitu paham, kamu bisa melakukannya di bengkel motor. Catatan jika kamu menyetel sendiri mangkok komstir yaitu, tidak boleh membuat mangkok terlalu kendur. Karena akan mengakibatkan mangkok cepat rusak karena aus.

  1. Tarikan Vario Sangat Letoy

Penyakit motor Vario

Semakin tua usia motor, biasa memengaruhi tarikan tenaganya ketika sedangenyusuri jalanan yang menanjak. Jangankan untuk boncengan, dibawa sendiri saja motor sangat loyo tenaganya. Penyakit motor Vario ini sering terjadi di bagian CVT.

CVT-kotor, kondisi V_belt telah aus, roller juga aus, atau per-driven face jadi lemah adalah penyebab utama yang membuat Vario jadi letoy. Salah satu penyebab lain dari masalah ini ada pada kampas kopling dan roller. Pada bagian CVT perlu dirawat dengan membersihkan atau mengganti bagian yang mengalami aus.

Cara perawatan lainnya yaitu dengan mengecek secara rutinV-belt setiap 8.000KM dan lanjutkan untuk membersihkannya. Dan menggantinya jika sudah mencapai 24.000KM atau setara dengan pemakaian 2 tahun lamanya. Akan tetapi ini hanya acuan dasar saja, jika tampilan fisik sudah mengalami banyak kerusakan sebaiknya langsung saja ganti yang baru.

Biasanya ada bagian yang suka dilupakan dan dianggap sepele, padahal ini juga menyebabkan tarikan motor lemah. Filter udara merupakan bagian yang biasanya disepelekan. Padahal fungsi bagian ini adalah untuk menyaring dan menahan debu agar tidak bisa masuk ruang bakar. Jika sudah banyak debu yang menumpuk maka akan menajdi penyebab sumbatan asupan udara yang sedikit.

  1. Shockbreaker Jadi Keras Dan Amblas

Penyakit motor Vario

Tak hanya jadi penyakit motor Vario saja, melainkan menjadi penyakit jenis motor lain yang sudah tua atau tidak terawat. Kasusnya, jika masalah ini terjadi pada motor matic hanya 1 alasan yaitu terlalu sering membawa beban yang over. Seperti yang kita tahu kalau matic memberikan fungsi lebih. Diantaranya bisa dipakai sebagai alat angkut di bagian depan.

Padahal hal ini jika dilakukan terus menerus bisa membuat shock breaker jadi cepat rusak, amblas dan keras. Jika bagian depan yang mengalami kerusan maka cukup dirawat dengan cara rutin mengganti oli khusus. Namun jika bagian belakang yg mengalami kerusakan juga tidak usah langsung menggantinya. Kamu hanya perlu merawatnya dengan secara rutin mengganti oli.

Jika oli shock breaker sudah lama belum diganti, maka oli tersebut sudah berubah menjadi encer. Dan sudah tidak mampu lagi menahan tendangan balik shock saat bersirkulasi. Shock breaker Beat bisa menjadi pilihan jika kamu ingin menggantinya,  baik itu baru atau bekas. Kebanyakan lupa dengan hal penting ini, dan baru terasa dampaknya saat sudah benar-benar habis.

Baca Juga : Intip Review dan Harga Motor Ducati 2021 Terbaru

Itulah tadi beberapa penyakit motor Vario disertai penjelasan cara mengatasinya. Sehingga ketika ada yang aneh dan tidak biasa pada mesin, bisa memberikan inspeksi dan diagnosa awal untuk perbaikan ke bengkel. Semoga informasi ini memberikan informasi yang bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here