Deretan Motor Jadul yang Diproduksi Ulang, Klasik, Elegan nan Nyaman

0
317
thumb motor lawas - motor jadul yang diproduksi ulang

Sampai hari ini, ada banyak jenis motor yang diproduksi menurut teknologi dan inovasi terbaru. Meskipun demikian, motor jadul tetap eksis di kalangan penggemarnya. Oleh sebab itu, tidak heran kalau kamu masih bisa menemukan motor jadul yang diproduksi ulang sampai hari ini.

Baca Juga : Cermati Tips Membeli Motor Bekas Anti Tertipu

Keberadaan motor injeksi memang banyak digemari karena kepraktisannya. Namun, motor jadul senantiasa memiliki kesan tertentu dan melekat dalam pengalaman setiap orang. Tidak hanya orang tua, ternyata anak-anak muda mulai menggandrungi hobi motor jadul tersebut.

Berikut Motor Jadul yang Diproduksi Ulang

Ketika memproduksi ulang motor-motor lawas, tentu ada upaya rekondisi dan restorasi sebaik mungkin. Dengan begitu, setiap orang bisa merasakan getaran sesungguhnya dari motor jadul yang dimiliki. Apa saja motor yang termasuk dalam kategori tersebut?

1. Honda Astrea Series

Astrea menjadi varian motor yang mendahului produksi Supra. Lebih detail lagi, nyatanya Astrea yang meluncur pada tahun 80-an menjadi pengembangan dari Honda Super Cub tahun 60-an. Meskipun hanya berkapasitas 100 cc, nyatanya motor ini punya kualitas terbaik pada ketahanannya.

Begitu juga dengan Astrea Grand yang dirancang tangguh dan modern di kelasnya. Kamu bisa merasakannya ketika naik turun gunung atau perbukitan dengan nyaman. Tidak heran jika anak muda juga banyak menyukainya karena kecepatannya mampu menembus 100 Kilometer/jam.

Selain itu, setiap motor dari Astrea Series tergolong irit bahan bakar. Kamu tidak perlu khawatir ketika perjalanan jauh karena kapasitas bensin tergolong hemat. Dengan berbagai keunggulan tersebut, tidak heran kalau motor jadul ini masih diproduksi dan banyak peminatnya.

Untuk memiliki motor ini dalam bentuk yang lebih modern atau sesuai keinginan, kamu bisa melakukan beberapa restorasi. Saat ini, beberapa bengkel di Indonesia sudah menyediakan jasa restorasi bagi motor Honda Astrea dengan detailing dan perbaikan sesuai kebutuhan.

2. Yamaha RX-King

Pada tahun 90-an, RX-King menjadi sasaran banyak orang karena kelincahan dan ketangguhannya. Dahulu, motor ini memang rawan digunakan secara negatif dalam bentuk melarikan diri dari kejaran polisi saat melakukan tindak kejahatan.

Saat ini, RX-King menjadi digemari lagi karena tergolong motor 2-tak yang mudah dirawat dan tidak perlu cemas soal suku cadang karena mudah ditemukan di toko resmi maupun aftermarket. Mesin yang dipakai motor ini memang berasal dari Jepang hingga mesinnya memang awet dan bandel.

Tentu ada alasan mengapa motor ini juga dihargai cukup mahal, bahkan bisa menembus pasar puluhan juta. Wajar saja karena kerangka yang digunakan adalah Double Cradle. Suspensi depannya memakai teleskopik dengan suspensi belakang double shockbreaker.

Meskipun produksinya dihentikan di tahun 2009, tentu masih ada banyak kemungkinan restorasi yang bisa terjadi dengan menawarkan beragam keuntungan bagi pengendara. Belum lagi kalau penduduk Indonesia diketahui sangat suka motor sport tangguh, hemat, dan mampu melaju kencang.

3. Vespa PX 150

Motor jadul yang satu ini memang tidak pernah berhenti memproduksi kendaraan beroda dua andalannya sampai sekarang. Setiap orang tidak ingin melewatkan variasi dan penampilan retro ketika berkendara keliling kota atau bepergian. Oleh sebab itu, tidak heran kalau Vespa menjadi incaran sampai hari ini.

Salah satu motor jadul yang diproduksi ulang adalah Vespa PX 150 versi 2016 yang menggunakan desain sekaligus kemampuan mesin layaknya keluaran 1980. Namun,perbedaannya terletak pada teknologi mesin 2-tak sebagai standar dari Euro 3 dan headlamp bersama rancangan yang bulat.

Kamu juga sudah bisa menambah beberapa aksesoris untuk menambah percaya diri dan penampilan selama berada di jalan. Perawatan Vespa juga mudah dilakukan karena bengkel resminya ikut tersebar di banyak wilayah. Kamu mampu mempercayakan setiap Vespa bermesin 2-tak maupun 4-tak.

4. Gazelo 125

Motor keluaran Honda ini tergolong populer pada masanya. Super Cub mendapatkan kloningan dari sebuah perusahaan asal Indonesia, yaitu Gazgas. Motor tersebut diresmikan dengan nama Gazelo 125 yang performanya tidak kalah dengan pendahulunya.

Kemiripannya termasuk tinggi jika dibandingkan dengan Honda Super Cub dan bisa terlihat dari suspensi, spatbor bagian depan, headlamp, sampai area koplingnya. Gazelo 125 ini berkapasitas mesin 125 cc SOHC dengan pembakaran menggunakan karburator.

Pemilihan warnanya terdiri dari merah dan biru yang tangguh berkeliaran di jalan. Menariknya, Gazelo tersebut menggunakan persneling yang persis layaknya motor sport, seperti 1-N-2-3-4. Kekuatan yang dihasilkannya bisa mencapai 7,3 dk dan torsi maksimal sebesar 7 Nm.

Motor yang satu ini dijual dengan harga cukup terjangkau, yaitu hingga Rp14.500.000,00. Kamu bisa menjadikannya alternatif motor lokal on budget ketika Super Cub memang dibanderol dengan harga lebih mahal. Ukurannya cenderung ideal bagi postur tubuh masyarakat Indonesia.

5. Honda CGL 125 Tool

CGL 125 dikenalkan untuk kali pertama di Jepang, motor ini mengawali kiprahnya di tahun 1976. Menggunakan kapasitas mesin 124 cc dengan sebuah silinder. Selain itu, masih ada karburator, pendingin udara, keluaran tenaga optimal hingga 10,73 dk, dan torsi maksimal 9,8 Nm.

Saat ini, motor tersebut diproduksi kembali dengan nama Honga CGL 125 Tool untuk versi 2020. Pencahayaannya masih khas bohlam, lampu sein agak berbentuk kotak, dan lampu utama yang bulat. Di samping itu, perkenelnya cukup banyak pada sebuah motor.

Contohnya adalah handle bar, knalpot, spakbor di depan, dan bracket besi di belakang supaya lebih mudah mengikat barang. Ada perbedaan dapur pacu dengan versi lawas dari motor ini, yaitu 9,7 dk setiap 8.500 rpm serta torsi optimal 8,8 Nm setiap 7.500 rpm.

Kamu akan merasakan pengalaman bepergian jarak jauh dengan nyaman karena kapasitas tangka bensinnya mencapai 10,5 liter. Didukung dengan transmisi 5 percepatan tipe manual. Pilihan warna dari Honda CGL 125 Tool terdiri dari putih, cream, serta merah maroon.

6. Honda EX-5 Dream FI

Lagi-lagi, Honda memproduksi sebuah motor yang populer di tahun 80-an sampai 90-an. EX-5 Dream nyatanya masih satu famili dengan Supra maupun Astrea Grand. Kecenderungannya unggul dalam ketahanan sekaligus keiritan bahan bakarnya.

Di tahun 2016, muncullah Honda EX-5 Dream FI dengan desain yang sangat mirip dengan seri Astrea. Namun, perbedaannya terletak pada beberapa modifikasi mesin berupa pemakaian bahan bakar injeksi. Mesinnya tergolong silinder tunggal bersama kapasitas 109,1 cc dan pendingin udara.

Tenaga maksimal dari mesinnya bisa mencapai 8,35 hp pada 7.500 rpm sekaligus torsi tertinggi 8,4 Nm setiap 6.000 rpm. Sama dengan pendahulunya, motor ini dirancang untuk mempertahankan kualitas hemat bahan bakar serta berdaya tahan lama.

Desain krom dan lampu belakang menjadi ciri perbedaan penting pada fisiknya. Visibilitasnya cenderung lebih bagus dengan finishing krom ala retro dari produk-produk Honda. Namun, rencananya motor ini hanya diluncurkan di Malaysia saja dengan produksi terbatas hingga 50 unit.

7. Honda C70

Merupakan salah satu motor yang menjadi populer di kalangannya, tepatnya menjelang tahun 2000-an. Namun, sampai hari ini masih banyak yang berupaya untuk mengoleksi maupun mengubahnya sedikit lebih modern lewat modifikasi.

Meskipun produksinya berhenti di tahun 1986, suku cadang dan komponennya masih bisa ditemukan dengan mudah. Honda C70 memang menjadi acuan kloningan dari Gazelo 125, tetapi eksistensinya masih setia dinantikan oleh para penggemarnya.

Dapur pacu motor ini menggunakan mesin dengan kapasitas 71,8 cc untuk mengeluarkan tenaga sebesar 6 hp pada setiap 9.000 rpm serta torsi optimal 0,53 Kg.m setiap 7.000 rpm. Ukurannya tergolong mungil sekaligus memiliki ciri khas pada desain utamanya.

8. Honda Super Cub C110

Keistimewaan dari Honda ini adalah pilihan variasi warna yang beragam dan masing-masing adalah dual tone. Setiap konsumen bisa memilih warna yang lembut atau mencolok sesuai keinginan. Warna yang lembut terdiri dari merah-hitam dan putih-hitam.

Warna-warna yang cenderung mencolok terdiri dari biru-putih, oranye-putih, serta merah muda-putih. Harganya memang tergolong terjangkau karena bisa dipatok dengan harga Rp20.800.000,00. Mesinnya berkapasitas 110 cc bersama 4-tak injeksi SOHC 4 percepatan.

Lampunya sudah mendapatkan sentuhan LED, speedometer analog, tambahan kompartemen rak pada bagian cover bodi depan, shockbreaker belakang, hingga lampu sen berwarna kuning cerah. Konsumsi bensinnya tergolong sangat hemat, yaitu 60,6 Km/liter.

Baca Juga : 13 Motor Bekas Sebagai Bahan Motor Custom Ini Bisa Anda Jadikan Cafe Racer yang Keren Banget

Deretan motor jadul yang diproduksi ulang di atas dapat menjadi referensi terbaik ketika kamu memang menggemarinya. Motor lawas memang masih mendominasi dan disukai masyarakat dengan keunikan maupun ciri khasnya masing-masing. Berani mencoba dan memilikinya?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here