Aman atau Tidak Mobil Listrik Melewati Banjir? Berikut Ulasan

0
73
Aman atau Tidak Mobil Listrik Melewati Banjir? Berikut Ulasan
Aman atau Tidak Mobil Listrik Melewati Banjir? Berikut Ulasan

Pertanyaan mengenai aman atau tidak mobil listrik melewati banjir sering menjadi pembahasan hangat di kalangan pecinta otomotif. Seperti yang diketahui bahwa mobil listrik merupakan solusi agar lebih hemat bahan bakar.

Baca juga: PLN Tambah SPKLU Untuk Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik

Ada banyak keistimewaan yang bisa didapatkan dari mobil listrik misalnya seperti dapat mengurangi pencemaran udara dan meminimalisir efek gas rumah kaca. Bahkan perawatannya juga mudah dan Anda tidak perlu membayar pajak kendaraan.

Apalagi pemerintah juga mulai menambah SPKLU atau Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum. Sehingga dengan begitu Anda bisa berkendara dengan aman karena di banyak tempat sudah terdapat stan pengisian kendaraan listrik.

Namun tetap saja banyak orang yang bertanya-tanya apakah aman atau tidak mobil listrik melewati banjir mengingat di Indonesia sendiri merupakan negara beriklim tropis dan lebih sering hujan.

Sebagai orang awam tentu akan berpikir bahwa listrik jika terkena air akan berbahaya, lalu bagaimana dengan mobil listrik? Untuk tahu lebih jelasnya maka Anda bisa menyimak ulasan berikut.

Tentang Mobil Listrik yang Semakin Populer

Aman atau Tidak Mobil Listrik Melewati Banjir? Berikut Ulasan_Tentang Mobil Listrik yang Semakin Populer
Aman atau Tidak Mobil Listrik Melewati Banjir? Berikut Ulasan_Tentang Mobil Listrik yang Semakin Populer

Seperti yang diketahui bahwa kendaraan listrik sendiri adalah kendaraan yang digerakkan dengan motor listrik. Sehingga menggunakan energi listrik yang disimpan dalam baterai atau penyimpanan energi lainnya bahkan sudah populer mulai abad ke-19.

Pada masa itu mobil listrik banyak digunakan oleh para pecinta otomotif namun popularitasnya semakin meredup seiring semakin murahnya bahan bakar bensin, apalagi pada tahun 80-an krisis energi terjadi.

Krisis energi tersebut membuat kendaraan listrik semakin ditinggalkan dan pada tahun 2000-an lah. Para produsen kendaraan mulai menaruh perhatian kepada kendaraan listrik karena harga minyak pada tahun tersebut mulai melambung tinggi.

Untuk meminimalisir pengeluaran tentu banyak pula orang-orang yang tertarik memakai mobil listrik namun apakah aman atau tidak mobil listrik melewati banjir? Pertanyaan inilah yang sering mengurungkan niat masyarakat ketika ingin membelinya.

Bukan rahasia lagi jika mobil listrik memiliki banyak kelebihan dibanding mesin dengan pembakaran dalam biasa. Karena mobil listrik tidak menghasilkan emisi kendaraan bermotor sehingga lebih ramah lingkungan.

Bahkan dengan mobil listrik maka juga tidak hanya ramah untuk lingkungan sekaligus meminimalisir kebisingan karena tidak ada suara mesin seperti pada kendaraan bermotor menggunakan BBM.

Belum lagi Anda tidak perlu khawatir untuk perawatan busi, oli dan radiator, bahkan Anda juga tidak perlu mengeluarkan pajak tahunan. Mungkin harga mobil listrik cukup mahal jika dibandingkan mobil biasanya atau mobil BBM namun lebih murah untuk jangka panjang.

Aman atau Tidak Mobil Listrik Melewati Banjir?

Seringnya terjadi banjir di Indonesia membuat masyarakat ragu membeli kendaraan listrik dan tentu saja hal tersebut sangat wajar. Banjir menimbulkan kecemasan tersendiri bahkan bagi orang-orang yang sudah terlanjur membeli mobil listrik.

Bagi pemilik mobil listrik ketika melintasi jalan yang digenangi oleh air maka akan menjadi tantangan tersendiri karena ketika tidak berhati-hati maka pemilik mobil listrik harus merogoh kocek untuk melakukan perbaikan.

Pada dasarnya setiap kendaraan listrik sudah dirancang untuk memiliki kemampuan yang mampu menghadapi curah hujan cukup tinggi disertai genangan air sehingga akan aman jika dilewati namun sebaiknya Anda pun tidak memaksakan diri untuk menerobos genangan air tinggi.

Jadi jika ditanya aman atau tidak mobil listrik melewati banjir maka jawabannya aman-aman saja. Jika Anda mengikuti aturan yang berlaku di mana cobalah untuk melintasi air tidak melebihi setengah ban mobil.

Paling tidak, cobalah untuk melintasi wilayah yang tergenang air dengan batas-batas tertentu agar air tidak masuk pada bagian-bagian berbahaya di balik kap mesin. Faktanya tidak kendaraan listrik saja yang mengalami hal demikian.

Ketika Anda menggunakan kendaraan konvensional pun yang menggunakan bahan bakar, jika dipaksakan melewati banjir dengan genangan air yang tinggi maka sama saja Anda juga perlu merogoh kocek lebih dalam untuk melakukan perbaikan.

Jadi bisa dikatakan bahwa perhitungannya sama saja jika Anda penasaran mengenai aman atau tidak mobil listrik melewati banjir, tak hanya mobil listrik namun mobil dengan bahan bakar bensin pun juga demikian.

Tidak disarankan menggunakan mobil listrik maupun mobil berbahan bakar bensin melewati genangan air yang tinggi. Bahkan kendaraan konvensional sangat rentan rusak jika air intake kemasukan air sedangkan mobil listrik cenderung lebih safety.

Fakta lainnya meskipun mobil listrik tidak didesain untuk melintasi genangan air namun baterai pada kendaraan listrik sudah diuji supaya tahan bocor dan juga tahan benturan sehingga lebih aman dan tidak akan mencelakakan penggunanya.

Meskipun baterai mobil listrik berada di lantai atau di bawah kursi namun akan aman ketika melewati banjir jika memang dalam kondisi darurat. Ekosistem kendaraan listrik di Indonesia sendiri semakin tumbuh dan berkembang sehingga banyak mobil listrik baru.

Mungkin Anda juga bisa memilih tipe dan merk dari mobil listrik yang lebih tahan air. Karena kini produsen atau pabrikan otomotif mulai melahirkan mobil listrik dengan nilai plus dan kelebihannya masing-masing.

Tips Melakukan Perawatan Pada Mobil Listrik

Aman atau Tidak Mobil Listrik Melewati Banjir? Berikut Ulasan_Tips Melakukan Perawatan Pada Mobil Listrik
Aman atau Tidak Mobil Listrik Melewati Banjir? Berikut Ulasan_Tips Melakukan Perawatan Pada Mobil Listrik

Aman atau tidak mobil listrik melewati banjir sebenarnya sudah dijelaskan sejak kemunculannya pada berabad-abad tahun lalu. Apalagi di zaman modern yang semuanya sudah disesuaikan dengan keadaan tentu saja akan lebih aman.

Ditambah Anda juga mengetahui bagaimana cara merawat mobil listrik, karena memang selain ramah lingkungan banyak yang mengatakan bahwa mobil listrik perawatannya jauh lebih mudah dibanding kendaraan konvensional.

Anda hanya perlu memperhatikan kesehatan baterai kendaraan yang merupakan salah satu komponen penting. Cobalah memperhatikan baterai mobil listrik agar kondisinya tetap baik sehingga nantinya performa mobil juga tetap prima tanpa adanya gangguan.

Bahkan Anda disarankan mengisi daya baterai tak harus hingga 100% karena cukup diisi 80% saja agar tidak overcharging. Over charging malah akan memperpendek masa pakai baterai sehingga tidak awet lagi.

Jadi selain mengetahui aman atau tidak mobil listrik melewati banjir maka Anda juga perlu memahami cara perawatan mobil itu sendiri. Untuk lebih jelasnya berikut apa saja yang perlu dilakukan untuk membuat mobil listrik Anda lebih awet:

  • Perhatikan komponen terpenting yaitu baterai

Selain tidak disarankan oper charging dan hanya perlu melakukan pengisian hingga 80% saja, Anda juga tidak boleh membiarkan mobil sering kehabisan daya saat digunakan.

Pastikan selalu mengecek berapa persentase daya baterai karena ketika sudah memasuki level rendah yaitu 20% atau 10% maka segeralah melakukan pengisian daya agar mobil lebih awet dan tidak cepat mengalami kerusakan.

  • Pastikan motor penggerak dalam kondisi prima

Cobalah memastikan motor penggerak selalu dalam kondisi prima karena akan sangat berpengaruh pada performa kendaraan listrik. Sehingga Anda perlu melakukan pemeriksaan secara berkala selain perlu tahu aman atau tidak mobil listrik melewati banjir.

  • Periksa radiator secara berkala

Radiator pada mesin mobil listrik memiliki fungsi seperti kendaraan konvensional yaitu untuk pendingin komponen mesin. Pada mobil listrik maka baterai harus berada pada suhu yang tepat agar tidak mengalami overheat.

Jadi Anda tidak hanya perlu mengetahui aman atau tidak mobil listrik melewati banjir namun Anda juga perlu melakukan pengecekan terhadap komponen-komponennya. Periksa air radiator atau coolant secara berkala setelah menempuh 60.000 km.

  • Hindari mau parkir mobil langsung di bawah panas terik matahari¬†

beberapa kendaraan listrik sudah dilengkapi dengan sistem termal untuk menjaga suhu pada mesin kendaraan agar tetap honor dan tidak overheat, jadi sebaiknya Anda tidak memarkirkan mobil di bawah terik panas secara langsung.

Fungsi thermal tersebut adalah untuk mendinginkan suhu kendaraan agar baterai pada mobil listrik tidak cepat habis dan Anda tentu bisa membayangkan jika memarkir langsung di bawah terik matahari tentu akan overheat.

Hal ini akan membuat daya pakai atau masa pakai baterai lebih pendek dan cepat rusak sehingga cobalah menghindari memarkir kendaraan listrik secara sembarangan dan langsung terkena terik di siang hari.

Kiat Aman Saat Melakukan Pengisian Daya Baterai

Aman atau tidak mobil listrik melewati banjir sudah terjawab sehingga Anda tidak perlu ragu karena pemerintah mencoba membuat perubahan agar Indonesia lebih ramah lingkungan dan minim polusi suara.

Anda hanya perlu mempelajari bagaimana cara yang benar memakai SPKLU yang kini sudah tersedia di banyak tempat. Karena pihak pemerintah memang mempercepat ekosistem mobil listrik.

Mudah saja di mana Anda hanya perlu memastikan kendaraan yang akan di cas sudah diparkir di lokasi yang tepat karena ada batasan kabel. Jangan lupa pula mengaktifkan rem tangan dan pastikan kendaraan dalam keadaan mati.

Baca juga: Tarif Kirim Motor Menggunakan POS Indonesia 2022

Anda perlu mendownload aplikasi yang terhubung kemudian tinggal klik start pada aplikasi dan nantinya pengecasan akan dimulai. Jadi aman atau tidak mobil listrik melewati banjir dan apa saja kiat-kiat memakai mobil listrik, terjawab sudah dan semoga membantu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here