Simak Cara Merawat Mobil Saat Musim Hujan Agar Tetap Awet

0
462
thumb rawat mbl hujan - cara merawat mobil saat musim hujan

Pada saat musim hujan menjadikan kondisi kendaraan selalu basah karena air hujan. Hal ini menjadi pertanda agar pemilik mobil memperhatikan perawatan pada mobilnya. Bagi Kamu yang masih belum paham tentang perawatan mobil, ikuti tips cara merawat mobil saat musim hujan.

Baca Juga : Ketahui Cara Mencuci Mobil Dengan Baik dan Benar, Sehingga Mobil Kesayangan Anda Nyaman dipandang!

Kendaraan apapun, baik mobil maupun motor sangat rentan terhadap air hujan. Dalam air hujan tersebut terdapat kandungan asam yang jika bercampur dengan kotoran di jalanan akan menimbulkan kerusakan pada mobil. Untuk itulah penting selalu membersihkan mobil begitu terkena air hujan.

Berikut Cara Merawat Mobil Saat Musim Hujan

Setelah mobil digunakan pada saat hujan, Kamu harus segera membersihkannya. Air hujan yang dibiarkan mengotori bagian mobil, akan menimbulkan kerusakan pada part atau komponen mobil. Beberapa akibat yang ditimbulkan dari mobil yang tidak segera dibersihkan setelah terkena air hujan adalah.

  • Memicu jamur untuk muncul lebih cepat
  • Memicu timbulnya karat pada bagian mobil
  • Menurunkan kualitas cat pada bodi mesin
  • Membuat cat lebih mudah luntur
  • Memicu terjadinya pengelupasan pada lapisan yang melindungi cat mobil

Kandungan asam dalam air hujan, membawa dampak buruk pada kondisi kendaraan. Sangat disarankan untuk segera membersihkan mobil begitu selesai digunakan. Adapun beberapa tips yang bisa dilakukan untuk merawat mobil selama musim hujan adalah sebagai berikut.

1. Langsung Keringkan Mobil

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan mengeringkan mobil yang terkena air hujan. Ketika Kamu sudah sampai rumah usahakan untuk sesegera mungkin membersihkan bagian mobil tersebut. 

Jangan biarkan air hujan hingga mengering pada bagian mobil. Hal tersebut bisa membuat mobil menjadi lebih cepat rusak, terutama pada bagian lapisan pelindung cat mobil. Air hujan yang dibiarkan mengering juga akan menimbulkan karat maupun jamur pada lapisan cat mobil.

Cucilah mobil sesaat setelah dipergunakan dan terkena air hujan. Gunakan shampo khusus untuk mobil guna membersihkan sisa-sisa air hujan yang masih menempel. Bilas hingga bersih dan keringkan permukaan dari sisa air shampoo.

2. Bersihkan Kaca Depan Mobil Secara Rutin

Bagian mobil yang juga membutuhkan perawatan adalah kaca depan. Usahakan kaca depan selalu dalam keadaan bersih dan jernih. Sering-seringnya untuk mengelap atau membersihkan kaca depan, terutama setelah digunakan dan terkena air hujan. 

Pada saat berkendara, tetap nyalakan AC mobil pada suhu yang tidak terlalu dingin jika turun hujan. Kenapa AC harus tetap menyala? Sebab hal ini akan membantu dalam menjernihkan kaca mobil. Air hujan akan menimbulkan embun yang menempel pada permukaan kaca. 

Selain itu, Kamu juga bisa mengoleskan sedikit sampo dengan menggunakan kanebo yang lembab. Sapukan pada bagian kaca mobil dengan gerakan searah. Ulangi langkah tersebut beberapa kali hingga kaca menjadi bersih dan jernih.

3. Periksa Komponen Mesin

Tidak lupa, mesin adalah komponen penting yang harus segera dibersihkan begitu terkena air hujan. Air dapat masuk kedalam komponen mesin melalui celah-celah. Apabila hal ini terjadi maka kinerja mesin akan terganggu.

Perhatikan juga ketika Kamu menggunakan mobil pada daerah yang terdapat genangan air. Segera lakukan pemeriksaan pada bagian mesin dan pastikan bahwa air tidak masuk ke dalam komponen mesin.

Cobalah untuk menyalakan mesin untuk memastikan bahwa kinerja mesin tidak mengalami gangguan. Apabila mesin menjadi mogok atau tidak mau menyala tunggulah beberapa saat dan coba nyalakan kembali.

Apabila terjadi kerusakan serius pada mesin, lebih baik segera bawa ke bengkel agar segera mendapatkan penanganan. Semakin lama membiarkan air hujan ada di dalam mesin, akan semakin besar juga resiko terjadinya kerusakan mesin.

4. Langsung Bersihkan Karpet Mobil

Hal yang perlu diingat adalah, ketika menggunakan mobil pada musim hujan tidak menutup kemungkinan bagian dalam mobil juga ikut basah. Contohnya adalah karpet mobil. Jika Kamu tidak segera membersihkan karpet, maka bisa saja muncul jamur di dalamnya.

Selain jamur, karpet yang basah juga akan menimbulkan bau yang tidak sedap sehingga mengganggu kenyamanan pengguna mobil. Usahakan untuk segera membersihkan dan mengeringkan karpet setelah sampai dirumah.

Cara lain agar karpet mobil tidak basah karena air hujan adalah dengan menambahkan karpet tambahan atau pelapis. Tujuannya adalah untuk melapisi lantai mobil agar tidak kotor dan basah. Dengan cara ini maka karpet utama tidak cepat lembab dan tidak menimbulkan bau.

Karpet yang kering akan mencegah timbulnya jamur penyebab bau apek dan aroma yang tidak sedap lainnya. Pastikan karpet dalam keadaan bersih dan kering. Jemurlah karpet paling tidak satu minggu sekali.

5. Semprotkan Cairan Silicon Pada Mobil

Agar kondisi mobil tetap awet, bisa juga dengan cara menyemprotkan cairan silicon. Bagi yang belum tahu, cairan silicon merupakan sejenis pelumas semprot yang khusus digunakan untuk melembabkan dan membuat licin permukaan karet kaca dan juga pintu mobil.

Tujuan dari disemprotkan cairan silicon ini adalah, agar karet kaca mobil menjadi lebih tahan lama dan menjadi tidak mudah rusak. Karet kaca yang sering terkena paparan panas maupun hujan, cenderung lebih cepat mengalami kerusakan.

Terlebih lagi, air hujan tidak hanya mampu untuk merusak bagian eksterior mobil namun juga bisa merusak bagian interiornya. Dengan menggunakan cairan silicon ini, maka karet kaca mobil akan menjadi lebih awet serta lebih tahan lama.

6. Cek Kondisi Ban dan Rem

Cara merawat mobil saat musim hujan yang lainnya adalah melakukan perawatan pada bagian rem dan ban mobil. Kondisi jalanan pada musim hujan biasanya cenderung lebih licin dari kondisi ketika tidak terjadi hujan. 

Pada saat jalanan licin, maka ban akan cenderung lebih kuat dalam mencengkeram. Kondisi ini akan membuat rem dan ban mobil lebih cepat rusak sehingga butuh pemeriksaan lebih rutin lagi.  Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan kondisi rem dan ban agar sesuai standar.

7. Bersihkan Kaki-Kaki Mobil

Mungkin Kamu tidak menyangka jika kaki-kaki mobil merupakan bagian yang perlu untuk diperhatikan ketika musim hujan. Secara umum, membersihkan kaki-kaki mobil pada saat musim hujan, mencegah terjadinya kerusakan pada bagian mobil.

Pembersihan ini untuk mengurangi bunyi-bunyi mesin sebagai pertanda bahwa ada kesalahan yang terjadi pada bagian mesin.  Bunyi ini terjadi karena mobil sering menerjang medan yang berlumpur atau penuh dengan genangan air hujan. 

Lakukan pembersihan secara menyeluruh pada kaki-kaki mobil. Gunakan air dengan tekanan tinggi dan juga tambahkan sampo mobil. Segera bersihkan kaki-kaki mobil sesaat setelah digunakan ketika hujan turun.

8. Periksa Kondisi Karet Wiper Mobil

Kondisi wiper mobil juga harus dipastikan dalam kondisi bersih. Pentingnya wiper mobil dalam menunjang performa mobil adalah sebagai pembersih kaca depan mobil dari air hujan dan debu yang menempel.

Salah satu cara uang bisa dilakukan adalah dengan mengganti karet wiper secara berkala. Kamu bisa mengganti paling tidak setiap 6 hingga 12 bulan sekali. Jika Kamu tidak melakukan penggantian, bisa juga menggunakan produk rain repellent.

Produk tersebut berguna untuk menjaga wiper mobil agar lebih tahan lama dan tetap dalam kondisi baik. Rail repellent merupakan cairan yang memberikan lapisan khusus pada bagian kaca mobil, sehingga air hujan tidak menempel pada kaca dan lebih mudah disapu oleh wiper.

9. Rutin Memanaskan Mesin

Pada saat musim hujan, wajib untuk sering memanaskan mesin mobil secara rutin. Jangan dibiarkan mesin tidak menyala selama beberapa hari setelah digunakan, terutama jika kondisi hujan. Usahakan untuk tetap menyalakan mobil setiap hari. 

Dengan memanaskan mesin secara rutin, maka mesin akan tetap bekerja meskipun tidak dipergunakan untuk berkendara. Langkah ini akan membuat kondisi mesin mobil tetap baik-baik saja.

10. Parkirkan Mobil Pada Tempat Tertutup

Langkah terakhir adalah menempatkan mobil pada tempat yang tertutup. Tips ini untuk menghindarkan dan melindungi mobil dari paparan air hujan dan juga debu. Mobil akan tetap dalam kondisi bersih setelah dibersihkan dari air hujan. 

Jika terpaksa menempatkan mobil di area luar, maka gunakanlah cover mobil untuk menutup seluruh permukaan mobil. Tujuannya agar air hujan tidak dapat menembus bodi mobil. Selain itu mobil juga aman dari paparan sinar matahari langsung yang bisa merusak permukaan mobil.

Baca Juga : Rekomendasi Sabun Cuci Mobil Terbaik Pilihan yang Bikin Mobil Kamu Menjadi Cling

Air hujan meskipun terlihat sepele, namun memiliki pengaruh yang besar pada kondisi mobil. Penting sekali untuk tahu cara merawat mobil saat musim hujan, mengingat air hujan mengandung asam. Selalu perhatikan kebersihan mobil ketika selesai dipergunakan dan terkena air hujan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here