Tips Aman Naik Motor Bersama Anak

0
466
tthumb motor dengan anak - tips aman naik motor bersama anak

Mengendarai motor bersama dengan anak tidak bisa dilakukan sembarangan. Kamu harus perhatikan tips aman naik motor bersama anak agar selama perjalanan tidak terjadi masalah apapun. Misal anak merasa tidak nyaman atau mengalami kecelakaan dan terjatuh.

Baca Juga : Berbagai Cara Mencuci Motor dengan Baik dan Benar Supaya Motor Kamu Enak dipandang dan Aman digunakan

Agar selama perjalanan anak bisa aman dan kamu bisa mengendarai motor dengan nyaman, pastikan untuk menggunakan beberapa tips yang akan dibahas dalam artikel ini. Dengan menggunakan teks tersebut, perjalanan akan lancar dari awal hingga akhir.

Berikut Tips Aman Naik Motor Bersama Anak

Naik motor bersama anak harus dilakukan dengan hati-hati agar semua berjalan atau tidak terjadi masalah. Apalagi sampai menyebabkan anak jatuh. Ikuti beberapa tips di bawah ini agar aman dari awal hingga sampai tujuan.

1. Anak Berada di Belakang Pengendara

Jika ingin membangunkan anak dengan menggunakan motor ada baiknya untuk meletakkan mereka di bagian belakang dari pengendara. Ini dilakukan agar pengendara bisa lebih nyaman dalam menggerakkan setir. Anak juga tidak akan mengganggu pandangan mereka selama perjalanan.

Di bagian belakang anak bisa berpegangan dengan alat dan duduk dengan nyaman. Tubuhnya juga bisa bersandar ke depan sehingga mereka tidak akan jatuh selama perjalanan. Akan lebih baik lagi jika di belakang anak ada orang dewasa lain.

Dengan melakukan ini anak akan lebih aman selama perjalanan. Apalagi anak-anak biasanya sering sekali mengantuk selama perjalanan. Apabila di bagian belakangnya Tidak ada orang lain Mereka bisa saja jatuh ke belakang dengan sendirinya.

2. Menggunakan Perlengkapan Keamanan

Meskipun masih anak-anak usahakan mereka juga menggunakan perlengkapan keamanan selama perjalanan. Pakaikan helm yang sesuai dengan ukuran kepala anak serta memakai pakaian yang aman dari angin dan cuaca ekstrem lainnya.

Dengan menggunakan ini selama perjalanan anak akan merasa lebih nyaman sehingga tubuhnya akan terhindar dari masalah. Terkadang beberapa anak merasa demam atau malah menjadi flu karena cuaca di luar terlalu panas ataupun dingin selama perjalanan.

3. Apabila di Depan, Pakai Dudukan Tersendiri

Salah satu masalah jika anak duduk di depan dari pengendara adalah tidak adanya dudukan yang sesuai. Untuk mengatasi ini biasanya ada aksesori tambahan berupa dudukan yang diletakkan di bagian depan sehingga anak bisa memiliki tempat yang lebih luas serta pegangan.

Meski bisa duduk di bagian depan, ada baiknya anak untuk selalu menggunakan jaket dan juga pengaman seperti helm. Duduk di depan biasanya akan mendapatkan angin yang cukup besar sehingga anak bisa saja mengalami masuk angin serta kelelahan setelah perjalanan.

Pakai kan juga masker pada anak. Dengan menggunakan masker mereka akan lebih aman selama perjalanan. Apalagi kamu melakukan perjalanan ini selama masa pandangi sedang berlangsung.

4. Anak Sudah Siap Dibonceng

Tips aman naik motor bersama anak selanjutnya adalah tidak terlalu memaksakan diri. Apabila usia dari anak serta besar dari tubuhnya masih belum sesuai dengan kendaraan itu. Ada baiknya untuk ditunda terlebih dahulu karena bisa saja menyebabkan masalah selama perjalanan.

Paling tidak anak sudah berusia di atas 1 tahun dan sudah berdiri dengan kaki nya sendiri. Anak juga bisa memegang sesuatu dengan baik serta memahami apa yang diminta oleh orang yang memboncengnya. Dengan kemampuan ini anak sudah bisa dibonceng meski harus diawasi.

Apabila usia anak masih belum sesuai ada baiknya mereka diletakkan di bagian belakang dan diapit dengan seseorang. Dengan melakukan ini tubuh anak akan dipegang oleh orang yang ada di belakang sehingga mereka tidak akan jatuh atau tetap berada di posisinya selama perjalanan.

5. Mengecek Posisi Kaki Anak

Cek posisi kaki anak selama melakukan perjalanan. Usahakan posisi kaki dari anak berada di atas jok. Dengan posisi Ini kaki akan aman selama perjalanan dan tidak akan beresiko terkena kendaraan dari arah samping bagi ke kiri atau kanan.

Jangan memposisikan kaki anak menyilang karena akan membuat mereka merasa tidak nyaman selama perjalanan. Apalagi tubuh anak masih sangat kecil. Mereka akan merasa kesakitan selama perjalanan Apalagi kamu menempuh jarak yang cukup jauh.

Kaki anak yang berada di atas juga akan membuat mereka lebih aman. Bisa kaki terkena bagian dari mesin sangat panas ataupun mengenai bagian dari roda sehingga bisa menyebabkan mereka mengalami luka.

6. Ada Pegangan Untuk Anak

Hal paling penting saat membonceng dari anak adalah mereka harus memiliki pegangan. Dengan memiliki pegangan mereka akan lebih nyaman selama perjalanan sehingga jika ada guncangan atau merasakan jatuh mereka bisa langsung berpegangan dengan sangat erat.

Pegangan pada bagian depan bisa berupa pegangan pada setir yang sedang kamu kendalikan. Anak bisa berpegangan ke sana secara langsung sehingga mereka bisa lebih seimbang berada di atas kendaraan. Terlebih jalanan yang dilalui cukup naik dan turun dan agak berbahaya.

Apabila anak berada di bagian belakang sendiri tanpa ada orang lain. Kamu bisa menggunakan kain seperti gendongan yang panjang untuk ditarikan sehingga pada anak bisa dengan mudah menempel pada tubuh kamu. Dengan cara ini mereka bisa berpegangan dengan lebih akurat.

7. Tidak Menggunakan Kecepatan Tinggi

Jangan menggunakan kecepatan tinggi saat membonceng anak menggunakan sepeda motor. Apapun alasannya gunakan kecepatan yang rendah atau sedang sehingga mereka tidak akan terkena angin yang cukup banyak serta risiko mengalami kecelakaan juga rendah.

Karena menggunakan kecepatan yang cukup rendah, ada baiknya untuk berangkat lebih awal. Dengan begitu, kamu tidak akan telat dan selama perjalanan tidak terjadi masalah sama sekali.

8. Mengecek Kondisi Anak Secara Berkala

Melakukan pengecekan kondisi anak selama perjalanan adalah salah satu tips aman naik motor bersama anak. Misal kamu akan melakukan perjalanan selama kurang lebih 30 menit. Setiap 10 menit sekali coba cek kondisi dari anak. Misalnya dengan melihat posisi tubuhnya dan juga tangannya.

Pengecekan ini dilakukan untuk melihat apakah anak masih merasa nyaman atau tidak sama sekali. Tidak semua anak memiliki sifat yang sama seperti selalu mengungkapkan apa yang dirasakan dan hanya diam saja. Itulah kenapa pengecekan harus dilakukan secara rutin.

Terkadang ada beberapa anak yang naik motor selama beberapa menit saja sudah mengantuk dan akhirnya tertidur. Dengan melakukan pengecekan mereka akan selalu terjaga dan tidak mendadak tertidur dan akhirnya melepaskan pegangannya. Hal ini bisa sangat berbahaya.

9. Berkendara Untuk Jarak Pendek

Jika ingin melakukan perjalanan dengan menggunakan roda dua bersama anak disarankan untuk memilih perjalanan dengan jarak pendek. Bisa hanya beberapa menit saja atau kurang dari 1 jam dari awal hingga sampai ke tujuan.

Melakukan perjalanan dengan sepeda motor sangat berisiko pada anak khususnya dilakukan pada siang hari atau jalanan yang sangat ramai. Itulah kenapa tidak disarankan untuk melakukan perjalanan jarak jauh Karena anak akan merasa tidak nyaman selama perjalanan.

Apabila terpaksa harus melakukan perjalanan jauh pastikan kondisi tubuh dari anak tidak sakit. Selama perjalanan kamu juga harus berhenti selama beberapa kali untuk istirahat sejenak. Dengan melakukan ini, anak tidak akan merasa kelelahan selama perjalanan.

10. Menggunakan Motor yang Nyaman Untuk Anak

Meski bisa menggunakan motor untuk melakukan perjalanan bersama anak kamu tidak diizinkan menggunakan motor yang salah. Maksud dari motor yang salah adalah, hal yang tidak nyaman untuk dikendarai karena bentuknya yang sedikit khusus Nisa motor gede.

Beberapa jenis motor yang nyaman dikendarai bersama anak adalah motor bebek dan matic yang tidak terlalu besar. Yang paling penting adalah joknya datar sehingga anak bisa nyaman berada di atasnya serta bisa berpegangan erat pada orang yang membonceng.

Apabila kamu menggunakan motor jenis lain dan bagian joknya seperti tidak nyaman untuk dinaiki anak, ada baiknya untuk tidak mengajak mereka. Kamu bisa mengganti dengan motor jenis lain sehingga perjalanan bisa lebih nyaman dan anak tidak merasa kesakitan.

Membonceng anak saat naik motor memang menjadi tantangan tersendiri bagi banyak orang. Apalagi mereka masih sangat kecil sehingga butuh pengawasan yang sangat baik. Dengan menggunakan tips aman naik motor bersama anak di atas, apakah hal buruk bisa dicegah.

Baca Juga : Referensi Kelebihan dan Kekurangan Mengendarai Motor Matic

Yang terpenting saat membonceng anak dengan menggunakan motor adalah tidak menjalankan kendaraan dengan kecepatan tinggi. Pastikan anak menggunakan perlengkapan keselamatan dan juga memakai pakaian yang panjang. Dengan begitu mereka akan aman dan nyaman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here