Abaikan Kapan Harus Ganti Ban? Nyawa Taruhannya

0
114
kapan harus ganti ban

Benarkah urusan kapan harus ganti ban sebegitu pentingnya? Ya memang, seandainya saja lebih banyak orang yang tahu betapa krusialnya hal ini, tentu akan lebih banyak orang terselamatkan. Bukan hanya itu, tidak akan ada lagi yang abai.

Baca Juga : Jenis Kaca Film Mobil berdasarkan Bahan dan Fungsinya

Bayangkan saja keteledoran masalah ganti ban ini, selain membahayakan diri pengemudi juga beresiko besar membahayakan orang lain. Kita tidak akan pernah tahu berapa besar efek yang ditimbulkan akibat perkara kapan harus ganti ban diabaikan.

Perhatikan Waktu Tepat Kapan Harus Ganti Ban

Ban kurang mencekram dan saat berada di jalanan dengan kondisi khusus, perlu konsentrasi lebih agar kendaraan tidak terpeleset. Hal-hal yang sepertinya sepele, bisa berakibat fatal bila terus diabaikan. Lalu apa saja ciri ban harus diganti?

Ban Gundul

kapan harus ganti ban

Untuk mereka yang terbiasa membawa kendaraan sendiri, biasanya mereka paham ketika ban telah memasuki masa seharusnya diganti. Namun seringkali keterbatasan waktu, dana yang tersedia, dan alasan lainnya membuat tertunda penggantian ban.

Gundul Pada Bagian Tengah Ban

kapan harus ganti ban

Adapun salah satu tanda bahwa ban harus segera diganti adalah ketika bagian ban sudah tidak lagi merata. Misalnya bagian tengah ban. Hal ini disebabkan oleh pemakaian yang sudah lama atau bisa juga karena gaya mengemudi pengendara.

Ya masalah pada ban seringkali disebabkan oleh habit pengemudi. Dimana seringkali pengemudi mengunjungi tempat yang jalannya kurang rata atau menempuh medan tertentu. Bila sudah terlihat ban tidak rata, maka segera ganti.

Dengan kondisi ban yang bagian tengahnya sudah mulai gundul, tentunya kestabilan saat mengendarai mobil berkurang. Keterampilan mengemudi sangat diandalkan saat ini. Namun keterampilan tersebut bila tidak didukung performa ban, bisa jadi sia-sia.     

Gundul Pada Bagian Tertentu Ban

kapan harus ganti ban

Bila tadi terjadi ban gundul pada bagian tengah, selanjutnya yang juga sering terjadi adalah ban gundul pada bagian pinggir. Pada bagian pinggir ban memang seringkali menipis. Ban menipis pada bagian pinggir ini terjadi bukan hasil bentukan pabrik.

Penipisan bagian tepi tentu saja menyebabkan kendaraan berjalan dengan keadaan kurang seimbang. Ketebalan ban yang tidak seragam, selain mengganggu kenyamanan juga beresiko pada keselamatan. Segera ganti bila menemukan hal tersebut.

Retak Pada Ban

kapan harus ganti ban

Disebabkan oleh aktivitas yang dilakukan oleh pengemudi serta gesekan-gesekan yang sering terjadi, maka kondisi retak pasti terjadi. Gesekan yang terjadi akan menimbulkan panas. Panas tersebut membuat bentuk ban berubah dan lama kelamaan rapuh.

Rapuhnya kondisi ban membuat keretakan pada ban semakin lama semakin besar. Agar keretakan tidak menyebabkan ban pecah, maka bila sudah terlihat agak retak, memang sebaiknya segera diganti dengan ban yang baru.

Tonjolan Pada Bagian Ban

kapan harus ganti ban

Kapan harus ganti ban bisa dilihat pada kondisi berikut yaitu ketika terlihat ada bagian ban yang menonjol secara tidak normal. Hal ini bisa disebabkan oleh kondisi ban yang seringkali kurang angin. Kurangnya angin membuat sebagian ban menahan beban lebih banyak.

Sebab lainya adalah konstruksi ban yang sudah mulai lepas. Diantaranya adalah anyaman benang. Bisa juga disebabkan oleh putusnya kawat penguat konstruksi ban. Ketahanan ban yang seperti ini sudah dapat dipastikan tidak seragam lagi.

Segera ganti dengan yang baru ya. Jangan sampai di tengah jalan tiba-tiba ban pecah karena ban tidak kuat lagi menahan beban yang berat. Atau bila kondisi ketahanan sudah berkurang seperti ini, maka bila tergesek jalanan dapat berakibat ban pecah.

Terangkatnya Bagian Kembang Ban

kapan harus ganti ban

Kebiasaan memacu mobil pada jalanan yang rusak akan menyebabkan berkurangnya waktu kapan harus ganti ban. Umur ban jadi lebih pendek. Dengan memacu kendaraan pada medan yang tidak rata, membuat pengemudi harus sering mengerem.

Bagian kembang ban yang terangkat bisa juga disebabkan oleh ausnya ball joint, bearing roda, serta bushing suspensi. Jaga terus agar kondisi kendaraan tetap prima. Perawatan dapat dilakukan secara setidaknya setiap 6 bulan sekali.

Benturan Benda Keras

kapan harus ganti ban

Terjadinya benturan ban dengan benda keras bisa jadi salah satu penyebab roda ban menjadi lecet. Bahkan bila terlalu keras benturannya dapat membuat ban harus segera diganti. Terkadang memang ban masih dapat digunakan, namun lebih beresiko.

Resikonya bisa saja ban pecah tiba-tiba. Yang dikhawatirkan ban pecah pada waktu dan tempat yang kurang menguntungkan sehingga dapat membahayakan dan merepotkan sekali.

Karenanya bila melihat lecet pada ban, maka perhatian harus lebih diberikan. Bila sudah terlihat lecet-lecet parah, demi keamanan, sebaiknya ban diganti saja dengan yang baru. Tidak ada ruginya mengganti ban demi keselamatan.

Umur Ban

Adakah batasan minimal atau maksimal kapan harus ganti ban? Umumnya bila pemakaian normal dan berhati-hati, maka 3 tahun adalah batas maksimal ban harus diganti. Namun bila pemakaian diforsir, penggantian ban bisa kurang dari 3 tahun.

Mengapa ukuran 3 tahun harus diganti meskipun ban masih terlihat bagus dan jarang dipakai? Batas elastisitas ban ternyata berada pada tahun ketiga. Idealnya agar kenyamanan dan kelenturan tetap terjaga, usia 3 tahun adalah waktu pas ganti ban.

Tapak Ban Telah Aus

kapan harus ganti ban

Kapan harus ganti ban selanjutnya dapat dilihat dari kondisi aus pada ban. Dalam setiap kendaraan ada batas yang disebut sebagai Tread Wear Indicator atau disebut sebagai indikasi TWI. Bila telah melewati batas tersebut, ban sangat tidak dianjurkan dipakai lagi.

Posisi indikator TWI pada ban ada dua bagian. Bagian pertama adalah pada bagian telapak ban tengah. Cara melihatnya dengan memperhatikan kembang ban. Jika telah menyentuh segitiga TWI, maka gantilah segera ban kendaraan.

Jarak Tempuh Telah Mencapai 40.000 KM

kapan harus ganti ban

Satu lagi kapan harus ganti ban selanjutnya adalah bila kendaraan telah mencapai 40.000 km jarak tempuh. Setelah jarak tersebut, umumnya kelenturan ban telah berkurang. Secara umum pemakaian normal, jarak tersebut ditempuh dalam 3 tahun.

Jadi ingat selalu untuk mencatat jarak tempuh yang telah dilalui agar tidak terlewat masanya harus ganti ban. Namun bila sudah 3 tahun, meski jarak tempuh belum mencapai 40.000 km, tetap harus diganti.

Sebenarnya kapan harus ganti ban perlu mendapat perhatian yang lebih serius dari pemilik kendaran. Untuk diketahui fungsi ban bukan hanya agar kendaraan dapat berjalan. Lebih dari itu banyak fungsi ban yang membuatnya menjadi sangat penting.

Ban berperan pada seberapa irit konsumsi bahan bakar, juga sebagai ketahanan pad komponen kaki kendaraan. Keselamatan dan kenyamanan pengendara dan penumpang juga tergantung sekali pada kondisi ban yang prima. Penundaan ganti ban dapat berefek kurang baik pada keselamatan berkendara.

Memang sudah seharusnya sebagai pengemudi yang bertanggung jawab terhadap keselamatan diri dan masyarakat perhatian mengenai kapan harus ganti ban mesti dilakukan. Ingat jangan pernah abai dengan perubahan kondisi ban.

Baca Juga : 9 Ciri-Ciri Kapan Harus Ganti Oli Mobil Yang Wajib Dicermati

Semoga penjelasan di atas mengenai kapan harus ganti ban dapat membantu para pembaca. Dengan pengetahuan singkat ini diharapkan dapat mengurangi tingkat kecelakaan yang disebabkan oleh kondisi ban yang kurang layak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here